Tuesday, February 3, 2026

Thought for the Day - 3rd February 2026 (Tuesday)



In a dream, you see and experience many things, but everything disappears when you are awake. All this is a night dream. Similarly, during the day, you see everybody and everything, and have so many experiences. But all this becomes invisible when you go to sleep. This is a day dream. You are present both in the night dream as well as in the day dream. There is no existence of day dream in night dream and night dream in day dream. But you are present in both states. Hence, you are omnipresent. Therefore, consider yourself as the fundamental divine entity. You are God; God is not different from you. Your inner voice also teaches you this truth through the sound of Soham, Soham, Soham (That, I am). Your inner voice keeps reminding you of your divine reality but you are not paying attention to it! You follow what others tell you, but do not believe yourself. In whom else can you have faith when you don’t have faith in yourself? Therefore, first develop self-confidence. Then you will have self-satisfaction, which will lead you to the path of self-sacrifice and ultimately to self-realisation. First and foremost, have faith in yourself. God is present within you only. 


- Divine Discourse, Jun 24, 1996

It is the mind that is responsible for man to live like a man, to rise to the divine level or to degenerate to the level of an animal. 


Dalam keadaan mimpi, anda bisa melihat dan mengalami banyak hal, namun segala sesuatunya lenyap ketika anda terjaga. Semuanya ini adalah mimpi di malam hari. Sama halnya, pada siang hari anda dapat melihat setiap orang dan segala sesuatu, dan anda telah mengalami berbagai pengalaman. Namun semuanya ini pun menjadi tidak tampak pada saat anda tertidur. Ini adalah mimpi di siang hari. Anda hadir pada keadaan mimpi keduanya baik mimpi di malam hari dan mimpi di siang hari. Mimpi siang hari tidak ada dalam mimpi malam hari dan mimpi di malam hari tidak ada dalam mimpi siang hari. Namun anda yang hadir dalam dua keadaan mimpi tersebut. Oleh karena itu, anda adalah bersifat hadir dimana-mana. Maka dari itu, renungkan diri anda sendiri sebagai hakikat Tuhan yang mendasar. Anda adalah Tuhan; Tuhan tidak berbeda dari diri anda. Suara Nurani dalam diri anda juga mengajarkan kebenaran ini dalam suara Soham, Soham, Soham (Tuhan adalah aku). Suara Nurani anda terus menerus mengingatkan hakikat keilahian diri anda namun anda tidak memberikan perhatian pada suara itu! Anda mengikuti apa yang orang lain katakan, namun tidak mempercayai diri anda sendiri. Kepada siapa lagi anda dapat menaruh kepercayaan ketika anda tidak memiliki kepercayaan pada diri anda sendiri? Maka dari itu, pertama-tama kembangkan rasa kepercayaan diri. Kemudian anda akan memiliki kepuasan diri, yang akan menuntun anda pada jalan pengorbanan diri dan pada akhirnya pada kesadaran diri. Pertama dan terpenting, milikilah keyakinan pada diri anda sendiri. Tuhan hanya ada di dalam diri anda. 


- Divine Discourse, Jun 24, 1996

Adalah pikiran yang menentukan apakah manusia hidup sebagai manusia sejati, untuk bangkit menuju tingkat Tuhan atau justru merosot pada tingkat binatang.

No comments: