You have been reading about renunciation for a long time. You have been listening to many discourses. But how much have you been able to practice? If you question yourself, you will find that you have not moved even a single step forward; you are where you were. In spite of listening to and reading Vedantic texts, in spite of japa (chanting) and meditation, in spite of knowledge of sacred texts, your position is the same as it was. How can you make progress? You will reach noble heights only when you put your knowledge into practice. But students today are zero in practice and hero in bookish knowledge. You may hear and learn so many things. But your position is the same as it has been. Instead of learning a hundred things, it is very important to practice at least one. So, you should start practising. You get experience only through practice. Your hunger is not satiated merely by hearing the names of delicious items. You have to make an effort to eat. A beggar will never improve his condition simply by listening about the greatness of the economy. Pitch darkness can never be dispelled by listening to the power of light. Similarly, you can never become a Vedantin by learning about Vedanta.
- Divine Discourse, Apr 04, 1993
The ‘gandha’ (fragrance or essence) must be extracted from the ‘grantha’ (spiritual text); that is the test of scholarship. Do not transform the mastaka (brain) into a pustaka (book) instead.
Engkau telah membaca tentang ketidakterikatan duniawi sejak lama. Engkau juga telah mendengarkan begitu banyak wacana spiritual. Namun, seberapa banyak yang telah mampu engkau praktikkan? Jika engkau bertanya pada dirimu sendiri, engkau akan mendapati bahwa engkau belum melangkah maju bahkan satu langkah pun; engkau masih berada di tempat yang sama seperti sediakala. Meskipun telah mendengarkan dan membaca teks-teks Vedanta, meskipun telah melakukan japa (chanting/pengucapan Nama Tuhan) dan meditasi, serta memiliki pengetahuan tentang kitab-kitab suci, posisi batinmu tetap sama seperti sebelumnya. Bagaimana engkau bisa mengalami kemajuan spiritual? Engkau hanya akan mencapai puncak keluhuran jiwa ketika engkau mengejawantahkan pengetahuan tersebut ke dalam praktik nyata. Namun, para pencari spiritual saat ini sering kali menjadi 'pahlawan' dalam pengetahuan buku, tetapi 'nol' dalam praktiknya. Engkau boleh saja mendengar dan mempelajari begitu banyak hal, tetapi kondisi batinmu akan tetap jalan di tempat. Alih-alih mempelajari seratus hal, jauh lebih penting untuk mempraktikkan setidaknya satu hal saja. Oleh karena itu, mulailah praktik spiritual. Sebab, pengalaman batin hanya didapat melalui praktik nyata. Rasa lapar yang engkau rasakan tidak akan pernah terpuaskan hanya dengan mendengarkan nama-nama hidangan yang lezat; engkau harus menyantap hidangan tersebut. Seorang pengemis tidak akan pernah mengubah nasibnya hanya dengan mendengarkan keagungan teori ekonomi. Kegelapan yang pekat pun takkan pernah sirna hanya dengan mendengarkan penjelasan tentang kekuatan cahaya. Demikian pula, engkau tidak akan pernah menjadi seorang Vedantin sejati hanya dengan mempelajari teori tentang Vedanta.
- Divine Discourse, Apr 04, 1993
Sari pati (gandha) harus digali dan diserap dari kitab suci (grantha); itulah tolok ukur dari kebijaksanaan sejati. Jangan sampai engkau mengubah otakmu (mastaka) sekadar menjadi tumpukan buku (pustaka)
No comments:
Post a Comment