Wednesday, May 13, 2026

Thought for the Day - 13th May 2026 (Wednesday)



Whatever teachings that you hear and read, you should imbibe them in your heart. Once a Guru called his disciples and said to them, “My dear ones! I am giving all of you a sweet. See to it that it is not spoilt by ants, flies, mosquitoes, cats or rats.” Most of the students tried to preserve it in many ways. But only one student partook of it, digested it and derived strength from it. What is the inner meaning of this? It is not enough if you preserve the divine teachings in books; you should imbibe those nectarous teachings in your heart, digest them and experience them. Only then can you derive pushti and santhusthi (strength and happiness). You should treasure in your heart all the sacred teachings that you hear, read and understand. Whatever you have treasured in your heart, you should put it into practice in your life. Only then will you have fulfilment. Merely eating is not enough; you should digest what you eat. Similarly, merely hearing and reading is not enough; you should put it into practice and experience it in your daily life.


-- Divine Discourse, Jul 27, 1996

If what is learned is not put into practice, the student is like a cow that does not yield milk, a fruit lacking in taste, or a book bereft of wisdom. 


Apapun ajaran yang engkau dengar dan baca, engkau harus menyerapnya di dalam hatimu. Pada suatu hari seorang guru memanggil murid-muridnya dan berkata pada mereka, “para muridku yang terkasih! Aku memberikan setiap orang darimu sebuah manisan. Jagalah agar manisan tersebut tidak dirusak oleh semut, lalat, nyamuk, kucing, atau tikus.” Kebanyakan murid tersebut mencoba untuk menjaga manisan tersebut dengan berbagai cara. Namun hanya satu murid yang menghisap manisan tersebut dan mendapatkan manfaat darinya. Apa makna terdalam yang ada dalam kisah ini? Adalah tidak cukup bagimu jika hanya menjaga ajaran-ajaran Tuhan di dalam buku saja; engkau harus menyerap ajaran yang begitu manis itu ke dalam hatimu, mencerna dan mengalaminya. Hanya dengan demikian engkau dapat mendapatkan kekuatan (Pushti) dan kebahagiaan (santhusthi). Engkau harus menyimpan dalam hatimu semua ajaran-ajaran suci yang engkau dengar, baca dan pahami. Apapun yang telah engkau simpan di dalam hatimu, engkau harus menjalankannya dalam kehidupan sehari-hari. Hanya dengan demikian engkau mendapatkan pemenuhan dalam hidup. Hanya dengan makan saja tidaklah cukup; engkau harus mencerna apa yang engkau makan. Sama halnya, hanya melulu mendengarkan dan membaca saja tidaklah cukup; engkau harus menjalankan dan mempraktekkannya dalam hidupmu sehari-hari. 


-- Wacana Swami, 27 Juli 1996

Jika apa yang dipelajari tidak dijalankan atau dipraktekkan, maka pelajar itu seperti sapi yang tidak menghasilkan susu, buah yang tidak menghasilkan rasa, atau buku yang tanpa kebijaksanaan.

No comments: