Once, Krishna thought of testing the nature of Yudhishthira and Duryodhana. First, He called Yudhishthira and said, “I have a task to perform. For that, I need a very mean-minded person who is given to untruthful and evil ways. Can you bring such a person?” Afterwards, Krishna called Duryodhana and said to him, “Duryodhana! A great task is to be performed. For that, a noble person is required who is pure, kind-hearted and virtuous.” Both of them agreed to perform the tasks assigned to them by Krishna. Yudhishthira went in one direction and Duryodhana in another direction in search of the persons asked for by Krishna. After some time, Yudhishthira came back and said most humbly to Krishna, “Oh Lord! There is no wicked person in our kingdom. I am the only one who has some wickedness or the other. Please make use of me.” Some time after this, Duryodhana also came back and said to Krishna, “Krishna! A thoroughly noble person is nowhere to be seen in this kingdom. I think I am the only such person. If You tell me the task, I will surely perform it.” In the egoistic outlook of Duryodhana, all appeared to be wicked. In the humble nature of Yudhishthira, all appeared to be good. Hence, whatever the colour of the glasses that you wear, everything will appear to you of that colour.
-- Divine Discourse, Apr 04, 1993
‘An egoistic person will think that he knows everything; others are ignoramuses. But one who knows everything is always humble.
Suatu ketika Krishna ingin menguji sifat Yudhishthira dan Duryodhana. Pertama, Krishna memanggil Yudhishthira dan berkata, “Aku memiliki sebuah tugas untuk dikerjakan. Untuk itu, Aku membutuhkan seseorang yang sangat jahat, suka berbohong, dan berperilaku buruk. Bisakah engkau membawanya kepada-Ku?” Kemudian Krishna memanggil Duryodhana dan berkata, “Duryodhana! Ada tugas besar yang harus dilakukan. Untuk itu diperlukan seseorang yang mulia, berhati suci, penuh kebaikan, dan berbudi luhur.” Keduanya setuju untuk melaksanakan tugas yang diberikan Krishna kepada mereka. Yudhishthira pergi ke satu arah dan Duryodhana ke arah lain untuk mencari orang yang dimaksud oleh krishna. Setelah beberapa waktu, Yudhishthira kembali dan dengan rendah hati berkata kepada Krishna, “Oh Krishna, tidak ada orang jahat di kerajaan kita. Hanya saya yang masih memiliki kekurangan dan sifat buruk. Gunakanlah saya untuk tugas itu.” Beberapa saat kemudian, Duryodhana juga kembali dan berkata kepada Krishna, “Krishna! Tidak ada seorang pun yang benar-benar mulia di kerajaan ini. Saya rasa hanya saya satu-satunya orang seperti itu. Katakan tugasnya padaku, maka pastinya saya akan mengerjakannya.” Karena pandangan Duryodhana dipenuhi ego, ia melihat semua orang sebagai buruk dan jahat. Sebaliknya, karena kerendahan hati Yudhishthira, ia melihat semua orang sebagai baik. Karena itu, apa pun warna kacamata yang engkau pakai, begitulah warna dunia yang akan engkau lihat.
-- Wacana Swami, 04 April 1993
‘Orang yang egois akan merasa dirinya mengetahui segalanya dan menganggap orang lain bodoh. Tetapi seseorang yang mengetahui semuanya akan selalu rendah hati.'
No comments:
Post a Comment