Saturday, May 23, 2026

Thought for the Day - 23rd May 2026 (Saturday)



Regarding anger, the spiritual aspirant has to be vigilant even about the most minor matters that might provoke him, for if he is careless, he cannot progress in the least. Such persons must cultivate Saumya Prema Bhavam (gentle loving spirit). Then, the bad traits will diminish. Some aspirants become angrier still when someone discovers and announces to them the bad traits they possess. This makes matters worse! The sadhaka (spiritual aspirant) must always have the inward look; if he allows his mind to wander outward, he can never identify his own faults. Pride prevents the inward look and distracts the mind. When the aspirant is desirous of achieving success, he must gladly accept when someone points out his faults, and he must endeavour to rectify his faults and not repeat those any longer. That is the way to progress quick and fast on the path of meditation, and experience ananda (bliss).


- Dhyana Vahini, Ch 14

When anger is subdued, it is an indication that your Sadhana is on the right path. 


Dalam hal kemarahan, seorang peminat spiritual harus selalu waspada bahkan terhadap hal-hal kecil yang dapat memancing emosinya. Sebab, jika ia ceroboh dan tidak berhati-hati, ia tidak akan mampu mengalami kemajuan sedikit pun. Seorang peminat spiritual perlu mengembangkan Saumya Prema Bhavam — yaitu sifat penuh kasih yang lembut. Dengan demikian, sifat-sifat buruk perlahan akan berkurang. Ada beberapa peminat spiritual yang justru menjadi semakin marah ketika orang lain menngungkapan dan memberitahukan sifat buruk yang mereka miliki. Hal ini hanya akan memperburuk keadaan! Seorang sadhaka (peminat spiritual) harus senantiasa melihat ke dalam dirinya sendiri. Jika ia membiarkan pikirannya terus mengembara keluar, ia tidak akan pernah mampu mengenali kesalahannya sendiri. Kesombongan menghalangi seseorang untuk melakukan introspeksi dan membuat pikirannya mudah teralihkan. Ketika seorang peminat spiritual benar-benar ingin mencapai keberhasilan, ia harus dengan tulus menerima ketika ada orang yang menunjukkan kesalahannya. Ia juga harus berusaha memperbaiki kesalahan tersebut dan tidak mengulanginya lagi. Itulah jalan untuk maju dengan cepat dalam praktik meditasi dan merasakan ananda — kebahagiaan sejati.


- Dhyana Vahini, Ch 14

ketika kemarahan ditundukkan, ini merupakan tanda bahwa sadhanamu (latihan spiritual) ada di jalan yang benar.

No comments: