Sunday, September 13, 2020

Thought for the Day -12th September 2020 (Saturday)

Imagine you are visiting a friend in a city and planning to stay with him for ten days. You have some money with you, and you are afraid to carry it about with you. Now, if you have handed over the purse to your friend for safe-keeping, you can happily go round, to all the places in the city and suburbs you long to visit. You can roam through the busiest market, with no trace of fear. The purse you have is Love; give it all to God. He will liberate you from worry, anxiety and fear. Through japa, dhyana and seva sadhana (contemplation, meditation and service), you have to cultivate Love towards God. Take Dhruva, for example. He prayed and practised austerities in order to induce God to grant him the rulership of the Kingdom. But when God appeared as Vishnu before him, he said, "Lord! I do not desire the Kingdom. I want You and You only." Similarly in the preliminary stages, one prays for worldly boons and material gain, but as thoughts get clarified and purified, one desires just one boon from the Lord - He Himself! 


Bayangkan bahwa engkau sedang mengunjungi seorang teman di kota dan berencana tinggal di sana selama sepuluh hari. Engkau membawa sejumlah uang, dan engkau takut membawa uang itu kemana-mana. Sekarang, jika engkau telah menyerahkan dompet kepada temanmu untuk disimpan, engkau dapat dengan senang hati berkeliling ke semua tempat di kota dan pinggiran kota yang ingin engkau kunjungi. Engkau dapat menelusuri pasar yang paling ramai tanpa adanya rasa takut. Dompet yang engkau miliki adalah kasih; serahkan semuanya kepada Tuhan. Tuhan akan membebaskanmu dari semua kecemasan, rasa khawatir, dan ketakutan. Melalui sadhana japa, dhyana, dan seva (perenungan, meditasi, dan pelayanan), engkau harus meningkatkan kasih kepada Tuhan. Jadikanlah Dhruva sebagai contoh. Dhruva berdoa dan menjalankan tapa brata sehingga Tuhan memberkatinya dengan kekuasaan pada kerajaan. Namun ketika Tuhan muncul sebagai Sri Vishnu dihadapannya, Dhruva berkata, "Tuhan! Hamba tidak menginginkan kerajaan. Hamba mengingikan-Mu dan hanya diri-Mu saja." Sama halnya dalam tahap awal, seseorang berdoa untuk mendapatkan berkah duniawi dan keuntungan material, namun ketika pikiran disucikan dan dimurnikan maka keinginan seseorang hanya memohon satu berkat dari Tuhan yaitu – Tuhan itu sendiri! (Divine Discourse, Dec 25, 1981)

-BABA


No comments: