When the individual carries out his duties without fail, his family will progress. When society progresses, we also progress. Perform all actions and spiritual practices, keeping the welfare of society in mind. You are the mirror of society. You should always think of the welfare of society. When others are happy, you should feel happy. When others are unhappy, help them become happy. It is not the blood circulation or the movement of the body that are important; your actions are important. Spirituality is not living alone in solitude. Spirituality connotes having equal vision for all, living among all and serving all with Ekatma Bhava (feeling of oneness). Move in society with equanimity, keeping the focus of your mind and heart on God. Live with the awareness and vision that all are one. Do not think that you are separate from others. Only then can you experience Divinity. Develop love for God and achieve oneness.
- Divine Discourse, Apr 26, 1997
Attain oneness by doing service to society. You will find divine bliss in oneness.
Ketika seseorang menjalankan kewajibannya secara teratur, keluarganya akan mengalami kemajuan. Ketika masyarakat mengalami kemajuan, kita juga akan mengalami kemajuan yang sama. Jalankan semua tindakan dan latihan spiritual dengan senantiasa mengutamakan kesejahtraan masyarakat di dalam pikiran. Anda adalah cerminan dari masyarakat. Anda harus selalu memikirkan tentang kesejahtraan masyarakat. Ketika orang lain bahagia, anda seharusnya juga merasa bahagia. Ketika yang lain merasa tidak bahagia, maka bantulah mereka untuk bisa merasa bahagia. Bukan peredaran darah atau gerakan tubuh yang penting; namun yang terpenting adalah tindakanmu. Spiritualitas bukanlah hidup menyendiri dalam kesendirian. Spiritualitas bermakna memiliki pandangan yang sama pada semuanya, menjalani hidup di tengah semuanya dan melayani semuanya dengan perasaan kesatuan _(Ekatma BhavaI)_. Bergaullah dalam masyarakat dengan keseimbangan batin, tetap jaga fokus pikiran dan hatimu pada Tuhan. Hiduplah dengan kesadaran dan pandangan bahwa semuanya adalah satu. Jangan berpikir bahwa anda adalah terpisah dari yang lainnya. Hanya dengan demikian anda dapat mengalami keilahian. Pupuklah kasih pada Tuhan dan akhirnya mencapai penyatuan.
- Divine Discourse, 26 April 1997
Capailah penyatuan dengan melakukan pelayanan pada masyarakat. Dalam penyatuan itu, anda akan menemukan kebahagiaan Tuhan
No comments:
Post a Comment