From ancient times and to some extent even today, the Chinese have observed one ritual every morning before beginning their day’s chores. They declare: “Difficulties are our friends. Let us invite them.” They have recognised that without trouble, no good can be realised. They start the day’s work with this thought before them. The Chinese also realise that true happiness comes from the satisfaction of a task well done. In Bharat, too, there is the dictum, Uddharet Atmana-Atmanam (Raise the self by the self). What is it that can raise the self? It is our own good conduct. Our good conduct is not for elevating the country, but for elevating ourselves. A whetstone is used for sharpening a knife, not for making the whetstone smoother. Likewise, in this world, your good conduct improves you, and as a result, the world. There is a proverb current in China: “The most delicious food is that got by hard labour.” What is got by arduous effort is relished with joy. One who enjoys his food without having laboured for it is an idler. In China, everyone works hard to earn his living. This cult of work should activate every human being.
- Divine Discourse, Feb 13, 1997
Make conscience your master. You can then face any difficulties in life and overcome them.
Dari jaman dahulu dan sampai batas tertentu hingga hari ini, masyarakat China telah memiliki satu ritual yang setiap pagi mereka jalankan sebelum memulai pekerjaan mereka. Mereka menyatakan: “Kesulitan-kesulitan yang ada adalah teman kita. Mari kita menyambutnya.” Mereka telah menyadari bahwa tanpa adanya masalah, tidak ada kebaikan yang dapat disadari. Masyarakat China memulai pekerjaan mereka dengan pemikiran yang seperti ini. Mereka juga menyadari bahwa kebahagiaan sejati muncul dari kepuasan karena telah menyelesaikan suatu tugas dengan baik. Di Bharat, juga terdapat pernyataan: “Uddharet Atmana-Atmanam (angkatlah dirimu oleh dirimu sendiri). Apa yang dapat mengangkat diri manusia? Jawabannya adalah perilaku baik kita sendiri. Perilaku baik kita tidak mengangkat bangsa, namun untuk mengangkat diri kita sendiri. Sebuah batu asah digunakan untuk mengasah sebuah pisau, dan bukan untuk batu asah itu menjadi semakin halus. Sama halnya, dalam dunia ini, perilaku baikmu akan meningkatkan dirimu, dan sebagai hasilnya dunia ikut mengalami peningkatan. Ada sebuah pepatah dalam China: “Makanan yang paling lezat dapat diperoleh dengan kerja keras.” Apa yang diperoleh dengan usaha yang berat akan dinikmati dengan suka cita. Seseorang yang menikmati makanannya tanpa bekerja keras adalah seorang pemalas. Di China, setiap orang bekerja keras untuk mendapatkan nafkah. Semangat kerja inilah yang seharusnya membangkitkan dan menggerakkan setiap manusia.
- Divine Discourse, Feb 13, 1997
Jadikanlah suara hatimu sebagai pemimpin. Sehingga anda mampu menghadapi berbagai kesulitan dalam hidup dan mengatasinya.
No comments:
Post a Comment