Monday, November 2, 2020

Thought for the Day - 29th October 2020 (Thursday)

Human life is highly sacred and mysterious. Only God can unravel its mystery. Visweswara (the Lord of the universe) permeates the entire universe. He transcends all descriptions. He is present in you in the form of atma. There is only one path for the realisation of atma. Give up the feeling of ‘mine’. You say ‘this is mine and that is mine’. Once you get rid of such worldly attachment, you will develop purity, steadiness and selflessness. You will be free from suffering, worries and anxiety. Ultimately, you will attain moksha (liberation). Having attained manavatwa (humanness), you should make efforts to rise to the level of Madhavatwa (Divinity). That is your goal. What is the use if you remain in manavatwa forever? You should develop sanmati (pure mind) to rise to the level of the Divine. Unity confers purity which will in turn lead to Divinity. Hence, all of you must stand united. You belong to the human race. You belong to one family. 



Hidup manusia adalah sangat suci dan misterius. Hanya Tuhan yang dapat mengurai misterinya. Visweswara (Tuhan alam semesta) meresapi seluruh alam semesta dan melampaui semua penjelasan. Tuhan ada di dalam dirimu dalam bentuk atma. Hanya ada satu jalan untuk menyadari atma. Lepaskan perasaan ‘milikku’. Engkau berkata ‘ini adalah milikku dan itu adalah milikku’. Sekali engkau melepaskan keterikatan duniawi yang seperti itu, engkau akan mengembangkan kesucian, kemantapan, dan tanpa mementingkan diri sendiri. Engkau akan bebas dari penderitaan, kecemasan, dan kekhawatiran. Pada akhirnya, engkau akan mencapai moksha (pembebasan). Dengan mencapai manavatwa (kemanusiaan), engkau seharusnya melakukan usaha untuk naik ke tingkat Madhavatwa (Tuhan). Itu adalah tujuanmu. Apa gunanya dengan terus tinggal di tingkat manavatwa selamanya? Engkau seharusnya mengembangkan sanmati (kesucian pikiran) untuk naik ke tingkat Tuhan. Kesatuan menganugerahkan kesucian yang nantinya menuntun pada ketuhanan. Oleh karena itu, semua darimu harus tetap bersatu. Engkau adalah termasuk dalam ras manusia. Engkau termasuk dalam satu keluarga. (Divine Discourse, Feb 26, 2006)

-BABA


No comments: