Tuesday, December 22, 2020

Thought for the Day - 13th December 2020 (Sunday)

Plant in the tender hearts of children, the seeds of love, sympathy, truth, justice, charity, compassion, repentance and self-control. That is the prime duty of all who deal with children. When the father asks the child to tell someone at the door that he is not at home, or when the son asks his brother to reply to a phone call, saying he has gone out, the vice of dishonesty is implanted in the child. Do not burden the tender brains with all kinds of lumber, information that can never be put to use, facts that warp and twist the truth, and so on. Teach them only as much as they can use beneficially and as much as can be of direct help to them in their lives. Train their character more than their brains. The parents first and foremost, teachers next, comrades, playmates and companions next, and the various levels of society later - these shape the character of the children, and the destiny of the country! 



Tanamkan benih kasih, simpati, kebenaran, keadilan, derma, welas asih, rasa tobat, dan pengendalian diri di dalam hati anak-anak yang lembut. Itu adalah kewajiban yang utama bagi semua orang yang bersentuhan dengan anak-anak. Ketika ayah meminta kepada anaknya untuk mengatakan pada seseorang di depan pintu bahwa ayahnya tidak ada di rumah, atau ketika anak meminta kepada saudaranya untuk menjawab telepon dengan mengatakan bahwa dia sedang keluar, maka sifat buruk kebohongan ditanamkan dalam diri anak. Jangan membebani otak yang lembut pada anak dengan berbagai jenis rongsokan, informasi yang tidak pernah bisa dijalankan, fakta yang membelokkan dan memutarbalikkan kebenaran, dan sebagainya. Ajarkan anak-anak hanya sebanyak yang mereka dapat gunakan bermanfaat dan sebanyak yang dapat langsung membantu mereka di dalam hidupnya. Latih karakter mereka lebih daripada otak mereka. Orang tua adalah yang pertama dan utama, baru kemudian guru, kawan, teman bermain dan pergaulan, serta selanjutnya adalah tingkat lapisan masyarakat – semuanya ini membentuk karakter anak-anak dan nasib sebuah bangsa! (Divine Discourse, Jan 19, 1969)

-BABA

 

No comments: