Tuesday, December 22, 2020

Thought for the Day - 18th December 2020 (Friday)

When a drop of water falls into the ocean, it achieves immortality and infinitude. If you hold a drop of water in your palm, it evaporates in a few moments. But when you join it with the ocean, it becomes boundless and one with it. Only through Love can union with the Universal be realised. To a devotee who achieved such a union with the Eternal, everything appears as Divine. The Gopikas of Brindavan were such devotees. They experienced divine bliss through their intense devotion. Like a fish that cannot live out of water, the devotee who is immersed in the nectarous ocean of divine love, cannot exist for a moment without love of God. He cannot relish any other thing. Every part of his body is so much filled with love of God that each organ finds expression in proclaiming the glory of God or rendering service to God. This was the devotion Gopikas had for Krishna. It was something beyond intellect and power of reason. 



Ketika setetes air jatuh di lautan, maka tetes air itu mencapai keabadian dan ketidakterbatasan. Jika engkau menahan setetes air di telapak tanganmu, maka tetes air itu akan menguap dalam beberapa saat. Namun ketika engkau menjadikannya satu dengan lautan, maka tetes air itu menjadi tidak terbatas dan menjadi satu dengan lautan. Hanya melalui kasih maka penyatuan dengan Yang Semesta dapat diwujudkan. Bagi seorang bhakta yang mencapai penyatuan seperti itu dengan Yang Abadi, maka segala sesuatunya nampak sebagai Tuhan. Para Gopika di Brindavan adalah bhakta yang seperti itu. Mereka mengalami kebahagiaan Tuhan melalui bhakti mereka yang tidak pernah putus. Seperti halnya ikan yang tidak bisa hidup tanpa air, bhakta yang tenggelam dalam lautan nektar kasih Tuhan, tidak dapat hidup sesaat saja tanpa kasih Tuhan dan tidak bisa menikmati hal yang lain. Setiap bagian dari tubuhnya sepenuhnya diliputi dengan kasih Tuhan sehingga setiap organ menemukan cara mengungkapkan kemuliaan Tuhan atau melakukan pelayanan untuk Tuhan. Ini adalah bhakti para Gopika miliki kepada Krishna. Ini adalah melampaui kecerdasan dan kekuatan nalar. (Divine Discourse, Jan 19, 1986)

-BABA

 

No comments: