Friday, December 7, 2018

Thought for the Day - 6th December 2018 (Thursday)

Feelings of hatred, malice, envy and pride that create separation between people who are kith and kin, arise from identification with the body. You feel and believe you are the body. You know your body is separate from the other bodies. You think of your hunger, your thirst, your comfort, your family, your community, your state - thus you create bounds for your love, and curb yourselves, treating all outside the bounds as enemies, strangers and competitors. But the source and sustenance is one: God, the Father of mankind. Pay attention to the Fatherhood, more than the brotherhood. That will underline the brotherhood more and more in your heart and remove the poison of distinction that has come through ignorance. All of you are limbs of one body, nourished by the self-same life - blood flows in you motivated by the same will, the will of God, and all are bound by the same Divine Law! That is the Vishwarupa (Cosmic Vision) that one must see and experience. That endows one with everlasting bliss.


Perasaan benci, angkuh, iri hati, dan sombong yang menciptakan perpisahan diantara manusia yang bersaudara, sifat ini muncul dari identifikasi dengan badan jasmani. Engkau percaya bahwa engkau adalah badan jasmani. Engkau mengetahui tubuhmu adalah terpisah dengan tubuh yang lainnya. Engkau memikirkan rasa lapar, haus, kenyamanan, keluarga, komunitas, dan keadaanmu – jadi engkau menciptakan batas untuk kasih sayangmu dan mengekang dirimu sendiri, memperlakukan semua yang diluar batas kita sebagai musuh, orang asing, dan pesaing. Namun sumber dan penopangnya adalah satu: Tuhan, pencipta dari umat manusia. Berikan perhatian pada sang pencipta, lebih daripada hanya persaudaraan. Itu akan menekankan bahwa persaudaraan lebih kuat lagi di dalam hatimu dan menghilangkan racun berupa perbedaan yang muncul karena kebodohan. Semua darimu adalah anggota-anggota tubuh dari satu tubuh, dipelihara oleh kehidupan yang sama, darah mengalir dalam dirimu didorong oleh kehendak yang sama, yaitu kehendak Tuhan, dan semuanya diikat oleh hukum Tuhan yang sama! Itu adalah Vishwarupa (pandangan kosmik) yang seseorang harus lihat dan alami. Itu akan memberkati seseorang dengan kebahagiaan yang kekal. (Divine Discourse, Dec 20, 1967)

-BABA

No comments: