Monday, December 10, 2018

Thought for the Day - 8th December 2018 (Saturday)

Every passing day truly becomes holy, when you sanctify it by sadhana, not otherwise. Spiritual practices (Sadhana) can grow only in a field fertilised by love and nonviolence. Love or Prema is absolutely essential for devotion to God (bhakti). The love you have towards material objects, name, fame, wife and children, etc., should be sanctified by being subsumed by the more overpowering Love of God. Add two spoons of water to two seers of milk, the water too is appreciated as milk! At present your sadhana can be described only as mixing two litres of water with two spoons of milk, isn’t it? Let love for God fill and thrill your heart; then, you cannot hate any one, you cannot indulge in unhealthy rivalries, and you will not find fault with any one. Life will become soft, sweet and smooth.


Setiap hari yang berlalu sejatinya menjadi suci, ketika engkau menyucikannya dengan sadhana dan bukan dengan yang lainnya. Latihan spiritual (Sadhana) hanya dapat tumbuh dalam ladang yang dipupuk dengan kasih dan tanpa kekerasan. Kasih atau Prema adalah sesungguhnya bersifat mendasar bagi bhakti kepada Tuhan. Kasih yang engkau miliki pada objek material seperti nama, ketenaran, istri dan anak-anak, dsb seharusnya disucikan dengan dimasukkan lebih banyak kasih Tuhan. Dengan menambahkan dua sendok air pada dua liter susu, maka air itu juga dihargai sebagai susu! Pada saat sekarang sadhanamu dapat digambarkan hanya sebatas mencampur dua liter air dengan dua sendok susu. Biarkan kasih Tuhan mengisi dan menggetarkan hatimu; kemudian, engkau tidak bisa membenci siapapun juga, engkau tidak bisa terlibat dalam persaingan yang tidak sehat, dan engkau tidak akan menemukan kesalahan pada yang lainnya. Hidup akan menjadi lembut, indah, dan lancar. (Divine Discourse, Jan 1, 1967)

-BABA

No comments: