People in the world attach value to all kinds of objects, ideals and personalities. God, however, is not attracted by external appearances but values only the inner spiritual urges. Parvati was the most beautiful woman in the world. Conscious of her charms, she wished to wed the Lord Himself. But the Lord does not succumb to external attraction. Disappointed by her failures, Parvati embarked on a very severe penance. Indifferent to sun and rain, wind and weather, Parvati concentrated her thoughts on the Lord, wearing out her body in her tapas. Because of the penance, she lost all her beauty. All her physical powers were gone. At that moment, the Lord accepted her as one half of His body. What is the inner meaning of this episode? Prakriti (Nature) is Parvati. This Prakriti is filled with various kinds of pride: the pride of wealth, strength, beauty, knowledge, virtues, power and penance. It is only when man gets rid of these eight categories of pride will he become acceptable to God. So long as ego prevails, the power of the Spirit will not be cognised. Without realising the power of the Spirit, man cannot experience the bliss of the Divine.
- Divine Discourse, Mar 27, 1990
So long as your heart is not clean, God will have no place in your heart.
Manusia di dunia memberikan nilai pada semua jenis objek, nilai-nilai yang dianggap ideal, serta kepribadian. Tetapi Tuhan tidak melihat semua itu. Tuhan hanya melihat dorongan ketulusan batin. Parvati merupakan perempuan yang paling cantik di dunia. Menyadari kecantikannya, ia ingin mendekati dan mendapatkan Tuhan sendiri. Tetapi Tuhan tidak terpengaruh oleh daya tarik lahiriah. Karena kecewa atas kegagalannya, Parvati menjalani tapa yang sangat berat. Parvati tidak menghiraukan panas, hujan, angin, dan cuaca. Ia memusatkan seluruh pikirannya kepada Tuhan, hingga tubuhnya menjadi lemah karena pertapaannya. Karena tapa brata yang dilakukannya, Parvati kehilangan semua kecantikan dan kekuatan fisiknya. Pada saat itulah, Tuhan menerimanya sebagai separuh dari diri-Nya. Apa makna yang ada dibalik kisah ini? Prakriti (alam) adalah simbol dari Parvati. Prakriti ini diliputi dengan berbagai jenis kesombongan seperti: kesombongan karena kekayaan, kekuatan, kecantikan, pengetahuan, kebajikan, kekuasaan dan tapa brata. Hanya ketika manusia melepaskan kedelapan bentuk kesombongan ini maka barulah ia dapat diterima oleh Tuhan. Selama masih ada ego, kekuatan dari Atma tidak dapat disadari. Tanpa menyadari kekuatan dari Atma, manusia tidak bisa mengalami kebahagiaan Tuhan.
- Divine Discourse, 27 Maret 1990
Selama hatimu tidak bersih maka Tuhan tidak memiliki tempat di dalam hatimu.