Sunday, March 15, 2026

Thought for the Day - 15th March 2026 (Sunday)


 

A Gopika once asked Radha how she felt when she saw Krishna, how her heart responded, what transformation occurred in her and what joy she experienced. Radha replied: “The moment I hear the melodious flute of Krishna, my heart becomes still, and I forget myself when I learn that Krishna is coming. I am lost in the music of His flute, and I am aware of nothing else. How can I describe to you my feelings when I am intoxicated by the magic of His melody?” The God-intoxicated devotees cannot describe their blissful experience in words. One who attempts to express it has no real experience of it at all. Those who regard themselves as devotees should recognise the vast difference between their narrow-minded attitude and the ineffable character of true devotion. They should resolve to shed petty attachments and develop steadfast devotion to God as the main object of their life. For this purpose, the company of the good is essential. Good thoughts are promoted only through association with the good.


- Divine Discourse, Jan 19, 1986

One who is filled with love of the Divine will not be attracted by anything else in the world.


Suatu hari seorang gadis pengembala sapi bertanya pada Radha tentang bagaimana perasaanya ketika melihat Sri Krishna, bagaimana hati menanggapinya, apa perubahan yang terjadi dalam diri dan apa bentuk suka cita yang terasa. Mendengar pertanyaan itu Radha memberikan jawaban: “Pada saat saya mendengar kemerduan alunan suara seruling Sri Krishna, hatiku menjadi tenang, dan saya lupa pada diriku sendiri ketika saya mengetahui bahwa Sri Krishna akan datang. Saya tenggelam dalam alunan musik seruling-Nya, dan saya tidak menyadari hal lainnya. Bagaimana saya dapat menggambarkan kepadamu tentang perasanku ketika saya begitu terpesona dengan keajaiban dari melodi-Nya?” Bhakta yang begitu larut tenggelam pada Tuhan tidak bisa menjabarkan kebahagiaan yang mereka rasakan dalam kata-kata. Seseorang yang berusaha untuk mengungkapkannya sesungguhnya sama sekali belum memiliki pengalaman nyata tentang hal itu. Mereka yang menganggap diri mereka sebagai bhakta seharusnya menyadari perbedaan yang begitu luas antara sikap mereka yang berpikiran sempit dan karakter yang tidak bisa dibayangkan dari bhakta sejati. Mereka harus memiliki tekad untuk melepaskan keterikatan yang bersifat remeh dan sepele untuk mengembangkan bhakti yang teguh pada Tuhan sebagai tujuan utama hidup mereka. Untuk tujuan ini, pergaulan dengan orang-orang yang baik adalah bersifat mendasar. Pemikiran baik yang dapat dipupuk hanya melalui pergaulan dengan orang-orang yang baik.


- Divine Discourse, 19 Januari 1986

Seseorang yang diliputi dengan kasih Tuhan tidak akan tertarik dengan apapun atau hal yang lainnya di dunia.  

No comments: