Saturday, March 21, 2026

Thought for the Day - 21st March 2026 (Saturday)



People have belief in things which should not be believed, but do not believe that which they ought to believe. People are ready to believe in the statements of the author of an almanac or the predictions of a parrot kept by a pavement astrologer or a roadside palmist, but will not believe in the sacred pronouncements of the Vedas. The Vedas have declared: Tat Twam Asi, Aham Brahmasmi, So Ham (Thou art that, I am Brahman, I am He). The Vedic dictum, So Ham, is confirmed by the inhaling and exhaling that go on in everyone. But no one believes in it. People believe in the films, in novels, newspapers and many other sources. But one does not believe in the truth of one’s own Atma (Self). As a result, man is growing weaker and losing his humanness because of the lack of faith in his own Self. A man without Atma-Vishwasa (Self-confidence) is no man at all. Without Self-confidence, how can he get Self-satisfaction? Lacking Self-satisfaction, how can he hope for Self-Realisation? This is impossible. Hence, the mansion of Self-Realisation has to be erected on the foundation of Self-confidence, with the walls of Self-satisfaction and the ceiling of Self-sacrifice.


- Divine Discourse, Mar 24, 1993

All the pleasures, positions and riches of the world will not confer on you real peace and security. Only faith in the Self can ensure this. 


Manusia mempercayai sesuatu yang seharusnya tidak dipercayai, tetapi tidak mempercayai sesuatu yang seharusnya diyakini. Manusia cepat mempercayai perkataan ramalan atau perkiraan dari burung beo milik peramal jalanan, atau pembaca garis tangan di pinggir jalan, tetapi tidak mau mempercayai ajaran suci dari Weda. Weda telah menyatakan: Tat Twam Asi, Aham Brahmasmi, So Ham (Engkau adalah Brahman, Aku adalah Brahman, Aku adalah Brahman). Ajaran Weda terkait So Ham bahkan ditegaskan oleh proses tarik dan hembus napas yang berlangsung dalam diri setiap orang. Namun, tidak ada yang benar-benar mempercayainya. Manusia mempercayai yang ada dalam film, dalam novel, surat kabar, dan banyak sumber lainnya. Namun seseorang tidak mempercayai pada kebenaran Atma (Diri Sejati) dalam dirinya sendiri. Sebagai hasilnya, manusia tumbuh semakin lemah dan kehilangan kemanusiannya karena kurangnya keyakinan pada Dirinya yang Sejati. Seorang manusia tanpa adanya kepercayaan pada Diri Sejati (Atma-Vishwasa) sama sekali bukanlah manusia. Tanpa kepercayaan pada Diri Sejati, bagaimana seseorang dapat memperoleh kepuasan Diri? Tanpa adanya kepuasan Diri, bagaimana ia bisa berharap untuk mencapai kesadaran Diri? Hal ini adalah tidak mungkin. Oleh karena itu, bangunan kedasaran Diri harus didirikan di atas: fondasi kepercayaan Diri, dengan dinding kepuasan Diri, dan atap pengorbanan Diri.


- Divine Discourse, 24 Maret 1993

Semua bentuk kesenangan, jabatan dan kekayaan di dunia tidak akan memberikanmu kedamaian dan keamanan sejati. Hanya keyakinan pada Diri Sejati yang dapat memastikan ini.

No comments: