Karma (action) and upasana (contemplation), the two stages of sadhana devoted to the attainment of God-realisation, can be noted and seen; but jnana (wisdom), the stage of ripeness, cannot be seen. The karma symbolised by the Yamuna, and bhakti (devotion) symbolised by the Ganga, meet at the point where the jnana or Saraswati flows unseen. But today, people have lost the enthusiasm for karma, the exultation for bhakti, and the eagerness for jnana. The true learning is that which reveals the Atma (the true self) to man. When these facts are neglected, the Avatar (Divine Incarnation) takes place to re-teach the duty of man, the Dharma. What is the Dharma (the moral code) that has to be re-established today? It is Sanathana Dharma (the eternal law), nothing less. Not that there are no sages even now on earth. Great kavis (poets), noble beings and great scholars are with us even today. But, in the mad pursuit after pomp and pageantry, the feverish struggle to defy and defeat others, there is no time to imbibe their messages and taste the sweetness of the sadhana they prescribe.
- Divine Discourse, Oct 23, 1966
The goal of karma (action) is jnana (wisdom), and for jnana, karma is the base. To combine the two in practice constitutes Seva (Selfless Service).
Ada dua tahapan dalam sadhana yang ditujukan untuk mencapai kesadaran Tuhan yang dapat dilihat dan diperhatikan yaitu karma (perbuatan) dan upasana (perenungan); namun jnana (kebijaksanaan) yang merupakan tahap kematangan spiritual tidak bisa dilihat. Karma dapat dilambangkan dengan sungai Yamuna, dan bhakti dapat dilambangkan dengan sungai Ganga, dimana keduanya bertemu pada titik disebut dengan jnana yang dilambangkan dengan sungai Saraswati yang mengalir tidak terlihat. Namun hari ini, orang-orang telah kehilangan antusias dalam melakukan karma, kehilangan kegembiraan dalam bhakti, dan kerinduan untuk mendapatkan jnana. Pembelajaran yang sesungguhnya terdapat dalam mengungkapkan Diri Sejati (Atma) pada manusia. Ketika bagian-bagian ini diabaikan maka inkarnasi Tuhan atau Avatar hadir untuk mengajarkan kembali kewajiban manusia yaitu Dharma. Apa bentuk dari tuntunan moral (Dharma) yang harus ditegakkan kembali hari ini? Tiada lain adalah hukum abadi yaitu Sanathana Dharma. Bukan berarti tidak ada orang bijak di dunia saat sekarang. Para penyair-penyair besar (kavi), pribadi-pribadi mulia dan cendekiawan agung masih ada bersama kita hari ini. Namun, dalam pengejaran yang gila terhadap kemegahan dan kemewahan, dan perjuangan yang penuh ambisi untuk menantang dan mengalahkan orang lain, tidak ada waktu untuk menyerap pesan-pesan mereka dan merasakan manisnya sadhana yang mereka ajarkan.
- Divine Discourse, Oct 23, 1966
Tujuan dari karma (perbuatan) adalah jnana (kebijaksanaan), dan untuk jnana, karma adalah mendasar. Untuk menggabungkan keduanya dalam praktek disebut dengan Seva (pelayanan tanpa pamrih).
No comments:
Post a Comment