Wednesday, March 4, 2026

Thought for the Day - 4th March 2026 (Wednesday)



Each individual’s conscience is his own witness. Do not waste your energy on negative criticism. You should never abandon your faith and your self-confidence. Some people become jealous of the growth and prosperity of others. Jealousy is a dangerous pest. If a pest enters the root of a tree full of leaves, fruits and flowers, the entire tree dies quickly. The pest is not visible to the eye and works insidiously. A jealous person conceals his jealousy and harms others like a pest. These are evil ways. However, in My view, there are no evil persons. All evil behaviour changes sooner or later. My truth is one. All belong to Me, and I belong to all. My only wealth is love. I embrace all with love. Even people who come to Me with hatred in their hearts are dear to Me. I do not search for your faults. I go by the principle of love. Take note of My equanimity and follow this principle of unity. Purity follows unity, and from purity, Divinity is attained.


- Divine Discourse, Nov 23, 2000

Only love can win people’s hearts. If you have love within, the whole world will be with you. 


Hati Nurani setiap orang merupakan saksi bagi dirinya sendiri. Jangan membuang energi pada kritikan yang bersifat negatif. Engkau seharusnya tidak pernah melepaskan keyakinan dan rasa percaya dirimu. Beberapa orang menjadi iri hati pada perkembangan dan kesejahtraan orang lain. Sifat iri hati ini adalah hama yang berbahaya. Jika hama ini sampai memasuki akar sebuah pohon yang penuh dengan dedaunan, buah, dan bunga, maka seluruh pohon itu akan segera mati. Hama adalah tidak terlihat oleh mata dan bekerja secara tersembunyi. Seseorang yang iri hati menyembunyikan sifat iri hatinya dan menyakiti orang lain seperti halnya hama. Ini adalah cara-cara yang jahat. Bagaimanapun juga, menurut pandangan-Ku bahwa tidak ada orang yang jahat. Semua perilaku jahat dapat berubah cepat atau lambat. Kebenaran-Ku adalah satu. Semuanya adalah milik-Ku, dan Aku adalah milik semuanya. Satu-satunya kekayaan-Ku adalah kasih. Aku merangkul semua dengan kasih. Bahkan mereka yang datang pada-Ku dengan kebencian dalam hati mereka adalah tetap berharga bagi-Ku. Aku tidak mencari-cari kesalahanmu. Aku berpegang pada prinsip kasih. Perhatikan keseimbangan batin-Ku dan ikutilah prinsip kesatuan ini. Kemurnian mengikuti kesatuan, dan dari kemurnian tercapailah keilahian.


- Divine Discourse, Nov 23, 2000

Hanya kasih yang dapat memenangkan hati manusia. Jika engkau memiliki kasih dalam hatimu, seluruh dunia akan bersamamu. 

No comments: