Sage Narada declared, Prema amritasya swarupah (Love is the embodiment of ambrosia). In the mundane world, man keeps the four Purusharthas (goals of life) alone in view as the path for an aspirant of liberation. This is not correct. Dharma (Righteousness), artha (material wealth), kama (the satisfaction of desire) and moksha (Liberation) alone are not the aims of human existence. There is a fifth aim for mankind which transcends even moksha. This is Paramaprema (Supreme Love). This Love Principle is Divinity. Love and God are not distinct from each other. God is love and love is God. It is only when the truth of this Love Principle is understood that the meaning of human existence can be realised. “He who teaches the principle of Love, instils affection and equality of all beings, and reveals the Human Values - that Embodiment of Love is Lord Sai. That Embodiment of Love is the Divine Atma.” (Telugu poem). Therefore, Love itself is the Atma, Atma is verily Love.
- Divine Discourse, Jan 14, 1995
In what form is God present in all? He is present in all in the form of love.
Guru suci Narada menyatakan, Prema amritasya swarupah (Kasih adalah perwujudan dari keabadian). Dalam kehidupan duniawi, manusia hanya memandang bahwa empat tujuan hidup (purushartha) sebagai jalan bagi seseorang untuk mendapatkan pembebasan. Hal ini adalah tidak benar. Dharma (kebajikan), artha (kekayaan material), kama (kepuasan keinginan) dan moksha (kebebasan) saja bukanlah tujuan dari keberadaan manusia. Ada tujuan kelima bagi umat manusia yang bahkan melampaui moksha. Tujuan kelima itu adalah Paramaprema (kasih tertinggi). Prinsip kasih ini adalah keilahian. Kasih dan Tuhan tidaklah berbeda satu dengan yang lainnya. Tuhan adalah kasih dan kasih adalah Tuhan. Hanya ketika kebenaran dari prinsip kasih ini dipahami maka makna dari keberadaan manusia dapat disadari. “Dia yang mengajarkan prinsip kasih, menanamkan kasih dan kesetaraan bagi semua makhluk, dan mengungkapkan nilai-nilai kemanusiaan – perwujudan kasih itu adalah Sai. Perwujudan kasih itu adalah Atma ilahi.” (puisi Telugu). Maka dari itu, kasih sendiri adalah Atma, Atma sejatinya adalah kasih.
- Divine Discourse, Jan 14, 1995
Dalam wujud apakah Tuhan hadir dalam semuanya? Tuhan hadir dalam semuanya dalam wujud kasih.
No comments:
Post a Comment