Thursday, June 11, 2026

Thought for the Day - 11th June 2026 (Thursday)



There is one common quality present in all living beings: Moha (attachment). This quality is present equally in human beings too. But humans alone have the competence to overcome this moha and attain moksha (liberation). The maya (illusion) which envelops man drives him to take to wrong courses. Maya has three qualities: Satwa, Rajas, and Tamas (purity, passion, and inertia). Through these qualities, man tends to forget his divinity and humanness and behaves like an animal. The three qualities of maya and the three forms of moha combine to make man a demon. The three forms of moha are the desire for wealth, attachment to the wife, and attachment to children. These three make man a slave to moha. The man who conquers these three desires can transcend moha. When moha declines, moksha becomes attainable. Liberation is the elimination of moha (attachment). Everyone should strive to bring these three desires under control.


- Divine Discourse, Apr 15, 1995

Once man frees himself from Moha (attachment), he will experience real happiness.


Ada satu sifat yang dimiliki oleh semua makhluk hidup, yaitu moha (keterikatan). Sifat ini juga terdapat pada manusia. Namun, manusia memiliki kemampuan khusus untuk mengatasi moha dan mencapai moksha (pembebasan). Maya (khayalan) yang menyelimuti manusia mendorongnya untuk menempuh jalan yang keliru. Maya memiliki tiga sifat atau guna, yaitu sattva (kemurnian), rajas (nafsu dan aktivitas), dan tamas (kemalasan dan kegelapan batin). Karena pengaruh ketiga guna ini, manusia sering melupakan hakikat ketuhanannya dan kemanusiaannya, lalu bertindak seperti binatang. Ketiga sifat maya dan tiga wujud moha bergabung sehingga dapat menjerumuskan manusia menjadi raksasa. Tiga bentuk moha adalah keinginan pada kekayaan, keterikatan pada istri, dan keterikatan pada anak-anak. Ketiga wujud ini dapat menjadikan manusia budak dari moha. Seseorang yang mampu menaklukkan ketiga keinginan tersebut akan melampaui moha. Ketika moha berkurang, maka moksha menjadi dapat dicapai. Pembebasan sejati adalah lenyapnya keterikatan (moha). Karena itu, setiap orang hendaknya berusaha mengendalikan ketiga bentuk keinginan dan keterikatan tersebut.


- Wejangan Sai, 15 April 1995

Ketika manusia membebaskan dirinya dari moha_ (keterikatan), ia akan mengalami kebahagiaan yang sejati.

No comments: