The mere presence of the light is not enough. We should seek to go forward with the help of that illumination. If, having this light, we do not follow the path revealed by it, we are as unseeing as the blind. Once, Lord Krishna appeared before Surdas, the blind saint, and told him, “Surdas, if you are keen to see the world, I shall restore your sight to you at this very moment.” The great devotee that he was, Surdas replied: “Those who are endowed with eyes are really blind when they do not gaze upon Your auspicious, beautiful form. Having ears, they are nevertheless deaf when they do not choose to listen to the music of Your melodious song. Having in their hands the power to attain the Divine, they drown themselves in the ocean of Samsara (worldly life). Although you dwell in their hearts, they are deluded by the false, meretricious, and transient attraction of the world. Though they have large eyes, they are not able to see You. Hence, I have no need for such hearts, such eyes, or such ears. Give me, O Lord, ears that will listen to Your song, eyes that will see Your beautiful form, and a heart in which You are installed,” pleaded Surdas.
-- Divine Discourse, Jul 14, 1984
Equip yourselves with a clear eye through detachment and love, sharpen your discrimination so that it has no prejudice or predilection, then you can see God in you, around you, and in all that you know, feel and are.
Kehadiran cahaya saja tidaklah cukup. Kita harus menggunakan cahaya itu untuk melangkah maju di jalan yang diteranginya. Jika dengan memiliki cahaya ini, tetapi kita tidak mengikuti jalan yang ditunjukkannya, maka kita tidak berbeda dengan orang buta. Suatu ketika, Sri Krishna menampakkan diri di depan Surdas, seorang suci yang buta. Krishna berkata kepadanya: "Surdas, jika engkau ingin melihat dunia, saat ini juga Aku dapat mengembalikan penglihatanmu." Namun Surdas yang merupakan seorang bhakta yang sejati menjawab: "Mereka yang diberkati dengan mata sesungguhnya tetap buta jika mereka tidak memandang keindahan-Mu yang suci. Mereka yang memiliki telinga tetap tuli jika mereka tidak mendengarkan alunan musik nyanyian-Mu yang merdu. Mereka yang memiliki kemampuan untuk mencapai Tuhan justru tenggelam dalam lautan kehidupan duniawi (samsara). Walaupun Engkau bersemayam di dalam hati mereka, tetapi mereka tertipu oleh daya tarik dunia yang semu dan sementara. Walaupun mereka memiliki mata yang sehat, mereka tidak mampu melihat-Mu. Karena itu, aku tidak memerlukan mata, telinga, atau hati seperti itu. Berkati aku oh Tuhan dengan telinga yang dapat mendengar nyanyian-Mu, mata yang dapat melihat wujud-Mu yang indah, dan hati yang hanya dipenuhi oleh-Mu." Demikianlah doa Surdas kepada Krishna.
-- Wejangan Sai, 14 Juli 1984
Lengkapilah dirimu dengan penglihatan yang jernih melalui tanpa keterikatan dan kasih. Tajamkan kemampuan membedakan yang benar dan yang salah tanpa prasangka maupun kegemaran. Dengan demikian, engkau akan dapat melihat Tuhan di dalam dirimu, di sekitarmu, dan dalam segala sesuatu yang engkau ketahui, rasakan, dan alami.
No comments:
Post a Comment