A person whose heart is filled with good thoughts and noble intentions will put education and money to good use. On the other hand, a person whose heart is filled with evil thoughts, bad qualities, and wicked feelings will put both education and money to evil use. It is only the mind of man which is the primary cause of good or bad use of education and wealth. Here is an example to illustrate this. If you put water in a red-coloured bottle, the colour of the water will appear to be red. If you put it in a blue-coloured bottle, it will appear to be blue. In the same way, whatever is the quality of the human heart, education and money will assume that quality only. If a man is filled with rajoguna (quality of passion), the education and wealth he acquires will assume rajoguna. If a man is filled with sattvaguna (quality of serenity), the education and money acquired by him will also have a similar quality. The qualities of man are responsible for making education and money either good or bad. A man may have many types of powers, but if he lacks the power of virtues, his education and money will be absolutely useless.
- Divine Discourse, Jun 28, 1996
Life has to be spent in accumulating virtue and safeguarding virtue, not riches.
Seseorang yang hatinya dipenuhi dengan pikiran baik dan niat mulia akan memanfaatkan pendidikan dan uang untuk tujuan yang baik. Sebaliknya, seseorang yang hatinya dipenuhi dengan pikiran buruk, sifat buruk, dan perasaan keji akan memanfaatkan baik pendidikan maupun uang untuk tujuan yang buruk (tidak baik). Hanya pikiran manusia-lah yang menjadi penyebab utama dari baik atau buruknya penggunaan pendidikan dan kekayaan. Berikut adalah sebuah contoh untuk mengilustrasikan hal ini. Jika engkau memasukkan air ke dalam botol yang berwarna merah, warna air tersebut akan tampak merah. Jika engkau memasukkannya ke dalam botol yang berwarna biru, air tersebut akan tampak biru. Demikian pula, apapun kualitas dari hati manusia, pendidikan dan uang akan mengikuti kualitas tersebut. Jika seseorang dipenuhi dengan rajoguna (sifat/kualitas nafsu/gairah), pendidikan dan kekayaan yang diperolehnya akan memiliki sifat rajoguna. Jika seseorang dipenuhi dengan sattvaguna (sifat/kualitas ketenangan), pendidikan dan uang yang diperolehnya juga akan memiliki kualitas yang serupa. Kualitas/sifat manusialah yang bertanggung jawab apakah pendidikan dan uang menjadi baik atau buruk. Seseorang mungkin memiliki berbagai jenis kekuatan, tetapi jika ia kekurangan kekuatan kebajikan, maka pendidikan dan uangnya akan menjadi sama sekali tidak berguna.
- Divine Discourse, Jun 28, 1996
Hidup harus dihabiskan untuk mengumpulkan kebajikan dan menjaga kebajikan, bukan kekayaan
No comments:
Post a Comment