Tuesday, June 2, 2026

Thought for the Day - 2nd June 2026 (Tuesday)

 


I want to draw your attention to something very important. This is the root cause for our country, Bharat, coming to such a sorry state today. People do not perform their duty properly. What is the use of such people listening about bhakti (devotion)? Be it a doctor or a lawyer, it is most important that they perform their duty with dedication. If the patients are suffering and the doctors run to the Mandir to participate in the Arati of Swami, can this be devotion? It is no devotion at all. It is sheer madness and foolishness. Look after the patients under your charge with sincerity and earnestness so that they do not undergo any suffering at all. This is your Seva, this is your duty. People who neglect their duty this way can never develop devotion, however much they listen about devotion. What is the use of pouring payasam (sweet pudding) into a vessel that has ten holes? The vessel will always remain empty, however much is the payasam you pour into it. Likewise, if your heart has the holes of selfishness and self-interest, what is the use of stuffing it with devotion? Therefore, what is important is that you should perform your duty properly and sincerely.


-- Divine Discourse, Jun 28, 1996

A true aspirant will carry out every task assigned to him as if it is an act of worship by which the Lord will be pleased, through which he can approach the Pedestal of God.


Aku ingin menarik perhatianmu pada sesuatu yang sangat penting. Inilah akar penyebab mengapa bangsa Bharat mengalami keadaan yang sangat menyedihkan hari ini. Banyak orang tidak menjalankan kewajibannya dengan baik. Lalu apa gunanya seseorang mendengarkan ceramah tentang bhakti (pengabdian)? Baik sebagai seorang dokter atau pengacara, hal yang terpenting adalah mereka menjalankan tugas mereka dengan penuh dedikasi. Sebagai contoh, jika para pasien sedang menderita, tetapi para dokter meninggalkan mereka untuk bergegas pergi ke Mandir demi mengikuti Arati Swami, apakah itu dapat disebut bhakti? Ini sama sekali bukanlah bhakti. Ini melainkan kebodohan dan kesalahpahaman tentang makna dari bhakti. Seorang dokter harus merawat pasien yang menjadi tanggung jawabnya dengan penuh ketulusan dan kesungguhan agar mereka tidak mengalami penderitaan. Itulah seva (pelayananmu) dan itu adalah kewajibanmu. Orang yang mengabaikan kewajibannya seperti ini tidak akan pernah mengembangkan bhakti, sebanyak apa pun ia mendengar ceramah tentang bhakti. Bayangkan sebuah bejana yang memiliki sepuluh lubang. Apa gunanya terus menuangkan payasam (bubur manis) ke dalamnya? Sebanyak apa pun yang dituangkan, bejana itu akan selalu kosong. Demikian pula, jika hatimu memiliki lubang-lubang berupa keegoisan dan kepentingan pribadi, apa gunanya mengisinya dengan ajaran tentang bhakti? Karena itu, yang paling penting adalah menjalankan kewajiban dengan benar, jujur, dan penuh ketulusan.


-- Wejangan Sai, 28 Juni 1996

Seorang pencari spiritual yang sejati akan melaksanakan setiap tugas yang diberikan kepadanya seolah-olah itu adalah suatu bentuk ibadah yang akan menyenangkan Tuhan. Dengan sikap seperti itu, setiap pekerjaan menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada-Nya.

No comments: