Showing posts with label Divine. Show all posts
Showing posts with label Divine. Show all posts

Thursday, December 25, 2008

Thought for the Day - 26th December 2008 (Friday)


Just as the Sun can be seen only by its own light, the love of the Divine can be acquired only by Divine Grace and not by trivial spiritual practices. These Sadhanas (spiritual practices) are invariably motivated by selfish objectives. There is an element of selfishness in every service which man undertakes. All his undertakings are tainted by egoism or the acquisitive urge. Only when the Sadhaka's heart is filled with the Divine, will he be able to entertain pure and sacred love.

Sebagaimana matahari hanya bisa terlihat berkat bantuan cahayanya sendiri; maka demikian pula, cinta-kasih Ilahi hanya bisa didapatkan melalui Rahmat Ilahi dan bukan dengan praktek spiritual yang trivial (tidak murni). Sadhana-sadhana seperti itu pada umumnya termotivasi oleh keinginan yang bersifat selfish (mementingkan diri sendiri). Di dalam setiap bentuk pelayanan yang dilakukan oleh manusia pada umumnya banyak kandungan selfishness-nya. Semua perbuatannya ternoda oleh egoisme ataupun keinginan tertentu dengan unsur serakah. Hanya apabila hati para sadhaka diisi dengan Divine, maka barulah ia akan mendapatkan cinta-kasih yang suci dan murni.
-BABA

Tuesday, March 11, 2008

Thoughts for the Day - 12th March 2008 (Wednesday)




It is natural that man desires to reach the presence of the Almighty, to see Him and be ever with Him, for deep within the human heart is the urge to reach the place from which one has come, to attain the joy one has lost, the glory which one has missed. Man is himself Divine and so it is a matter of the deep calling unto the deep, of the part yearning for the whole.

Sudah merupakan hal yang wajar bilamana manusia berkeinginan untuk mencapai kebersamaan dengan Sang Khalik, rindu untuk melihat-Nya serta senantiasa ingin berada dalam kedekatan-Nya. Hal ini karena di dalam diri manusia terdapat dorongan untuk kembali ke tempat asalnya serta untuk memperoleh kembali keceriaan dan kemuliaan yang telah hilang selama ini. Manusia pada hakekatnya adalah Divine, jadi wajar bilamana ia merindukan jati dirinya yang sebenarnya.
-BABA

Saturday, November 24, 2007

Thoughts for the Day - 26th November 2007 (Monday)




The Vedas have held forth the message of people living in amity, striving together for common ends and sharing the fruits of their co-operative efforts. They have also proclaimed the omnipresence of the Divine. The cosmic form of the divine encompasses every being in the universe. Forgetting the truth - "Sarvam Vishnumayam Jagath", that the Divine is immanent in the Cosmos, people search for the Divine. Every human being is a spark of the Divine. Hence, there should be no ill-will towards anyone.

Kitab suci Veda telah menyampaikan pesan-pesan dari kelompok orang-orang yang pernah hidup dalam suasana persahabatan, yang bersama-sama berjuang untuk mencapai tujuan bersama serta saling berbagi atas buah karya dari upaya kooperatif di antara mereka. Manusia luhur dari zaman itu telah memproklamirkan tentang aspek omnipresence-nya Sang Divine. Wujud kosmik dari Divine mencakupi setiap mahluk di alam semesta ini. Orang-orang (dewasa ini) mencari-cari keberadaan Divine, hal ini disebabkan oleh karena mereka telah melupakan kebenaran – “Sarvam Vishnumayam Jagath” (Divine terdapat di komos). Setiap orang adalah bagian dari percikan Divine. Oleh sebab itu, janganlah engkau memiliki niat jahat terhadap siapapun juga.
-BABA

Thursday, November 22, 2007

Thoughts for the Day - 23rd November 2007 (Friday - 82nd birthday)




This is the human form in which every Divine entity, every Divine Principle, that is to say, all the names and forms ascribed by man to God are manifest. Do not allow doubt to distract you. If you fill your heart with steady faith in My Divinity, you can win the vision of My Reality. Instead, if you swing like a pendulum of a clock, one moment devotion, another moment disbelief, you can never succeed in comprehending the Truth and attaining bliss. You are very fortunate that you have a chance to experience the bliss of the vision of the Sarva Devata Swarupa (the form which is the embodiment of all gods) now, in this very life.

Inilah wujud manusia dimana seluruh Divine entity dan Divine principle telah termanifestasikan dan demikian pula halnya dengan serta seluruh nama dan rupa yang pernah diberikan oleh manusia kepada Tuhan. Janganlah engkau membiarkan keragu-raguan mengusikmu. Isilah hatimu dengan keyakinan yang mantap atas Divinity-Ku, maka dengan demikian, engkau akan bisa memperoleh vision atas Realitas-Ku. Tetapi apabila sebaliknya, jika engkau membiarkan dirimu terombang-ambing bagaikan pendulum sebuah jam, dimana pada satu saat engkau begitu berbakti dan pada saat berikutnya langsung berbalik menjadi tidak percaya, sikap seperti ini tidak akan bisa membuatmu berhasil dalam memahami kebenaran serta untuk mencapai bliss. Sebenarnya engkau sungguh sangat beruntung karena pada saat ini dan dalam kehidupan sekarang juga, memiliki kesempatan untuk mengalami bliss melalui penampakkan Sarva Devata Swarupa (wujud yang merupakan pengejawantahan dari semua aspek Ilahi).

-BABA