What is the esoteric meaning of Ganesha's elephant head? The elephant is noted for its acute intelligence. Ganesha's elephant head symbolises sharpness of intellect and the highest power of discrimination. Because of the purity of his intellect, Vinayaka is also called the giver of Buddhi (intellect). Once, Vyasa embarked upon writing the Mahabharata. Because of the immensity of the task of writing down millions of verses, Vyasa sought the help of Brihaspati, the preceptor of the Devas, for a suitable scribe. Brihaspati told Vyasa that none but Vinayaka could carry out the work. Vyasa appealed to Vinayaka for aid. Vyasa stipulated that everything that was written should be understood by the scribe. Ganesha, in his turn, laid down a condition that Vyasa should not pause in dictating the verses so that the stylus with which he would be inscribing the verses on the palm leaves should have no rest. Vinayaka could write down the entire Mahabharata because he was the embodiment of all knowledge. Vyasa could accomplish his prodigious task with Ganesha's aid.
-- Divine Discourse Sep 04, 1989
Vinayaka always appears serene and calm. By his grace, the devotee must seek to achieve similar equanimity, whatever may be the ups and downs in life
Apakah makna esoteris dari kepala gajah pada Ganesha? Gajah dikenal memiliki kecerdasan yang tajam. Kepala gajah pada Ganesha melambangkan ketajaman intelek dan kemampuan membedakan (discrimination) yang tertinggi. Karena kemurnian inteleknya, Vinayaka juga disebut sebagai pemberi Buddhi (intelek). Pada suatu ketika, Vyasa mulai menulis Mahabharata. Karena begitu besarnya tugas untuk menuliskan jutaan bait, Vyasa meminta bantuan Brihaspati, guru para Dewa, untuk mencari seorang juru tulis yang tepat. Brihaspati mengatakan kepada Vyasa bahwa tidak ada seorang pun selain Vinayaka yang mampu melaksanakan tugas tersebut. Vyasa kemudian memohon bantuan Vinayaka. Vyasa menetapkan suatu syarat: setiap bait yang dituliskan harus terlebih dahulu dipahami oleh sang juru tulis. Ganesha, pada gilirannya, menetapkan syarat bahwa Vyasa tidak boleh berhenti sejenak pun ketika mendiktekan bait-bait tersebut, sehingga pena yang digunakannya untuk menuliskan bait pada daun lontar tidak boleh berhenti. Vinayaka mampu menuliskan seluruh Mahabharata karena ia adalah perwujudan seluruh pengetahuan. Dengan bantuan Ganesha, Vyasa berhasil menyelesaikan tugasnya yang luar biasa besar tersebut.
-- Divine Discourse 4 September 1989
Vinayaka senantiasa tampil dalam keadaan tenang dan damai. Dengan anugerah-Nya, seorang bhakta hendaknya berusaha mencapai ketenangan batin yang serupa, apa pun pasang surut yang terjadi dalam kehidupan.
No comments:
Post a Comment