Showing posts with label consciousness. Show all posts
Showing posts with label consciousness. Show all posts

Monday, July 21, 2008

Thoughts for the Day - 22nd July 2008 (Tuesday)


He who considers himself free is free indeed, and he who considers himself bound remains bound. Constantly think yourself as being eternal, unlimited, Consciousness-Bliss, and you will be free and happy. So long as you trap yourself in body consciousness you are like a lion moping about in a musty cave. Do not feel satisfied by saying, 'I am the body'. Roar and say, 'I am the Universal Absolute. I am all that is, was and will be.' Pettiness, ego, time and space - all will flee from your heart and you will realise your own Divinity.

Ia yang menganggap dirinya sebagai entitas yang bebas, maka bebaslah ia; sebaliknya ia yang menganggap dirinya sebagai mahluk yang terikat, maka ia tetap akan selalu terikat. Engkau harus senantiasa memperlakukan dirimu sebagai entitas yang abadi, tak terbatas, consciousness-bliss; maka dengan demikian engkau akan terbebaskan dan berbahagia. Selama engkau masih terperangkap di dalam kesadaran badaniah, maka engkau persis seperti seekor singa yang hanya hilir-mudik di dalam guanya. Janganlah engkau berpuas diri dengan hanya berkata, 'Akulah badan fisik ini.' Sebaliknya, mengaumlah dan dengan lantang mengatakan, 'Aku adalah Universal Absolut, baik sekarang, masa lalu maupun di masa yang akan datang.' Kecongkakan, ego, ruang dan waktu - semuanya akan meninggalkan hatimu dan kelak engkau akan merealisasikan Divinity-mu.
-BABA

Tuesday, June 10, 2008

Thought for the Day - 11th June 2008 (Wednesday)


Every act done with the consciousness of the body is bound to be egoistic. Selfless Seva (service) can never be accomplished while being immersed in the body-consciousness. However, consciousness of Deva (God) instead of Deha (body) will bring forth the splendour of Prema (love). With that as inspiration and guide, man can achieve much good, without ever knowing or proclaiming that he is selfless in outlook. For him, it is all God's will, His work, His glory.

Setiap bentuk tindakan/perbuatan yang dilakukan dengan kesadaran jasmaniah (body consciousness) pasti akan bersifat egoistic. Selfless Seva (pelayanan tanpa-pamrih) tidak akan bisa tercapai bila engkau masih terjerat di dalam body consciousness. Sebaliknya, consciousness of Deva (kesadaran Ilahiah) akan memunculkan kemuliaan Prema (cinta-kasih). Berbekal inspirasi dan pedoman ini, manusia akan mencapai banyak kebajikan, tanpa harus mengetahui ataupun menyatakan bahwa dirinya sudah bersifat selfless. Baginya, semuanya adalah kehendak Tuhan, kreasi dan kemuliaan-Nya.
-BABA