Friday, February 27, 2026

Thought for the Day - 27th February 2026 (Friday)



Mind has both animality and humanness. You should try to understand what is meant by animality and humanness. When the mind is overpowered by the six inner enemies of man, viz., kama, krodha, lobha, moha, mada and matsarya (desire, anger, greed, delusion, pride and jealousy), man forgets his humanness, takes to the path of animality and degenerates to the level of an animal. On the other hand, when the mind follows the path of humanness and makes proper use of mati (mind), gati (destiny), sthiti (position) and sampatti (wealth) given by God, man can rise to the level of divinity and do great good to his country and society at large. Mind is the root cause of good and bad. The nobility that is there in the mind cannot be found anywhere else. Similarly, wickedness found in the mind cannot be found anywhere else. Mind is as much good as it is wicked.


- Divine Discourse, Jun 23, 1996

To get close to God you have to go beyond the mind.

 

Pikiran memiliki dua sifat sekaligus yaitu sifat kebinatangan dan kemanusiaan. Engkau harus mencoba untuk memahami apa arti dari sifat kebinatangan dan kemanusiaan. Ketika pikiran dikuasai oleh enam kekaburan batin manusia yaitu: kama, krodha, lobha, moha, mada dan matsarya (keinginan, kemarahan, ketamakan, khayalan, kesombongan dan iri hati), manusia lupa pada sifat kemanusiaannya dan mengambil jalan kebinatangan yang mengakibatkan manusia jatuh pada level binatang. Sebaliknya, ketika pikiran mengikuti jalan kemanusiaan dan menggunakan dengan benar mati (pikiran), gati (takdir), sthiti (kedudukan) dan sampatti (kekayaan) yang dianugerahkan oleh Tuhan, manusia dapat naik ke level keilahian dan melakukan kebaikan yang luar biasa bagi negerinya dan masyarakat luas. Pikiran adalah akar penyebab dari baik dan buruk. Kemuliaan yang ada dalam pikiran tidak bisa ditemukan dimanapun juga. Sama halnya, kejahatan yang terdapat dalam pikiran tidak bisa ditemukan di tempat lain. Pikiran adalah kebaikan dan sekaligus juga kejahatan.


- Divine Discourse, 23 Juni 1996

Untuk bisa mendekati Tuhan maka engkau harus melampaui pikiran.

No comments: