Man performs all activities due to sunlight. But there is no connection between the activities and the Sun. Similarly, the mind and intellect work due to the light of the Atma. Without the light of the Atma, the mind and intellect cannot function. Like the Sun, Atma has no attachment to duties and activities. Just as man gets sunlight from the Sun, he gets strength from the Atma. Atma is the witness. The results of good and bad deeds do not affect the Atma. When the water is flowing, the image of the Moon in it appears to move. But the Moon does not move. What is the cause of man’s troubles, sorrows and worries? Ego and attachment are the cause. Attachments, happiness, sadness - all of these arise in the mind. Mind and intellect are the instruments. It is through these instruments that we get the experience of everything. The instruments are the cause of our problems. If we remove these instruments, we can experience the bliss of the Atma.
- Divine Discourse, Apr 26, 1997
Man is unable to go up spiritually because he allows himself to be weighed down by the heavy loads of his Mamakara and Ahamkara (possessiveness and ego).
Manusia melakukan semua aktifitas karena sinar matahari. Namun tidak ada hubungan antara aktifitas manusia dan matahari. Sama halnya, pikiran dan kecerdasan bisa bekerja karena adanya cahaya Atma. Tanpa adanya cahaya Atma, maka pikiran dan kecerdasan tidak bisa berfungsi. Seperti halnya matahari, Atma tidak memiliki keterikatan pada kewajiban dan aktifitas yang dilakukan manusia. Sama halnya manusia mendapatkan cahaya Mentari dari matahari, manusia mendapatkan kekuatan dari Atma. Atma adalah sebagai saksi abadi. Hasil dari perbuatan baik atau buruk tidak mempengaruhi Atma. Ketika air sedang mengalir, bayangan bulan yang terpantul pada air juga ikut bergerak. Namun bulan yang ada di langit tidak bergerak. Apa yang menjadi penyebab dari penderitaan, masalah dan kecemasan dari manusia? Jawabannya adalah Ego dan keterikatan sebagai penyebabnya. Keterikatan, kesenangan, kesedihan – semuanya ini muncul dari pikiran. Pikiran dan kecerdasan adalah sebagai sarana saja. Melalui sarana-sarana ini kita mendapatkan pengalaman dari segala sesuatu. Sarana ini adalah penyebab dari masalah yang kita alami. Jika kita melenyapkan sarana-sarana ini maka kita bisa mengalami kebahagiaan Atma.
- Divine Discourse, 26 April 1997
Manusia tidak mampu melangkah maju dalam spiritual karena manusia mengijinkan dirinya terbebani oleh beban berat miliknya yaitu Mamakara dan Ahamkara (kepemilikan dan ego).
No comments:
Post a Comment