Friday, July 24, 2026

Thought for the Day - 24th July 2026 (Friday)



Everyone should be filled with the feeling that the Divine dwells in his heart - that the heart is Divinity itself - that the mind should be filled with godly thoughts as it symbolises Vishnu. No mean thoughts should be allowed to enter the mind. The mind should not be allowed to go astray. Brahma is said to have emerged from the navel of Vishnu. He symbolises speech. When the trinity is seen as a symbol of the Divine qualities in man, man will discover the Divinity within him. There is no need to seek the Divine outside one’s self. It is futile to go on pilgrimage. The scientists are committing the same mistake. They are exploring outer space, but are making no effort to explore the heart within. The devotees are going from one mutt to another. Of what avail is it? The Divine resides in your heart. Seek Him within you. God is omnipresent. God is in every one. All of you are Divine. Do not harm anyone. Develop such qualities. It is disingenuous on the part of people to plead that in their busy preoccupations they have no time to think of God. Persons who waste their time watching T.V. or playing cards in clubs cannot pretend that they cannot spare a few moments for God. Make proper use of time. Time is Divine. Dedicate every activity to God.


-- Divine Discourse, Apr 08, 1997

Man must dedicate his thoughts, words and deeds to God, and surrender to His Will. Then only is this animal entitled to become a Man, in whom the Divine is enshrined.


Setiap orang hendaknya diliputi dengan perasaan bahwa Tuhan bersemayam di dalam hatinya – bahkan hati itu adalah Tuhan sendiri – pikiran itu harus diliputi dengan pemikiran yang luhur dan suci karena pikiran itu adalah melambangkan aspek dari Wisnu. Tidak ada pemikiran yang jahat diijinkan memasuki pikiran. Pikiran seharusnya tidak dibiarkan menjadi berkeliaran tanpa kendali dan tersesat. Brahma disebutkan muncul dari pusar Wisnu. Brahma melambangkan aspek ucapan atau perkataan. Ketika tri murti ini dipahami sebagai simbol dari kualitas di dalam diri manusia, maka manusia akan menemukan keilahian di dalam dirinya. Karena itu tidak perlu mencari Tuhan di luar diri. Tidak ada gunanya melakukan perjalanan suci. Para ilmuwan saat sekarang sedang melakukan kesalahan yang sama. Mereka sedang melakukan eksplorasi atau menjelajahi luar angkasa, namun mereka tidak melakukan usaha apapun untuk melakukan eksplorasi pada hati mereka sendiri. Para bhakta berpindah dari satu tempat suci ke tempat suci lainnya. Apa manfaat yang didapat jika kenyataannya Tuhan yang dicari sesungguhnya sudah berada di dalam hati? Carilah Tuhan di dalam dirimu. Tuhan hadir dimana-mana. Tuhan ada dalam diri setiap orang. Semua dari dirimu pada hakikatnya adalah perwujudan keilahian. Jangan menyakiti siapapun juga. Kembangkan kualitas yang seperti itu. Tidaklah tepat jika seseorang beralasan bahwa kesibukan hidup membuatnya tidak memiliki waktu untuk mengingat Tuhan. Mereka yang menyia-nyiakan hidup mereka dengan menonton TV, atau bermain kartu di klub tentu tidak dapat mengatakan bahwa ia tidak sanggup meluangkan beberapa saat untuk Tuhan. Gunakanlah waktu dengan sebaik-baiknya. Waktu adalah perwujudan Tuhan. Karena itu, persembahkan setiap tindakan kepada Tuhan. 


-- Wacana Swami, 08 April 1997

Manusia harus mendedikasikan pemikiran, perkataan dan perbuatannya kepada Tuhan, dan berserah pada kehendak-Nya. Hanya dengan demikian, manusia dapat melampaui sifat-sifat kebinatangannya dan menjadi manusia sejati, yang di dalam dirinya bersemayam Keilahian. 

No comments: