The knowledge that the students acquire in schools and colleges is only information-oriented. Mere bookish knowledge is not of great importance. Expansion of love is very important. Your thoughts have to be purified. Only pure hearts comprehend God. Intellectual reasoning does not help you to realise God. Pure thought is another name for pure life. Love is God. God has no form except love. I wish that you all install the love principle in the deep recesses of your heart. Love is your prana (life). It is enough if you have love. Love redeems all. Love wards off all suffering, hardships, pains, and agonies. Love is nectarous in form. You are amritaputrah (children of immortality), not anritaputrah (children of untruth). Do not weaken yourself by considering yourself as children of untruth. Feel that you are amritaputra. Then the tree of love will grow in your heart and give you the fruit of Atmic bliss. Do not be attached to the body. Get rid of body attachment. You must realise the principle of Atma.
-- Divine Discourse, Jan 27, 2004
The Self (Atma) and Love are not different from each other. The Self is Love and Love is Self.
Pengetahuan yang diperoleh para pelajar di sekolah dan perguruan tinggi sering kali hanya berorientasi pada informasi. Hanya sebatas pengetahuan dari buku saja bukanlah hal yang terlalu penting. Yang jauh lebih penting adalah memperluas kasih. Pikiranmu harus dimurnikan. Hanya hati yang murni mampu mengenal Tuhan. Penalaran intelektual semata tidak cukup membantumu untuk menyadari Tuhan. Pikiran yang murni adalah nama lain dari kehidupan yang murni. Kasih adalah Tuhan. Tuhan tidak memiliki wujud selain kasih. Karena itu, Aku berharap bahwa engkau semuanya menanamkan prinsip kasih sedalam-dalamnya di dalam hatimu. Kasih adalah prana, yaitu daya hidupmu. Jika engkau memiliki kasih, itu sudah cukup. Kasih menyelamatkan semuanya. Kasih menolong manusia menghadapi penderitaan, kesulitan, rasa sakit, dan kepedihan. Kasih memiliki sifat seperti amrita, yaitu nektar keabadian. Engkau adalah amritaputrah, anak-anak keabadian, bukan anritaputrah, anak-anak ketidakbenaran. Jangan melemahkan dirimu dengan menganggap diri sebagai anak-anak dari dari ketidakbenaran. Sadari bahwa dirimu adalah amritaputra. Kemudian pohon kasih akan bertumbuh di hatimu dan memberikanmu buah kebahagiaan Atma. Jangan melekat pada tubuh. Lepaskan keterikatan berlebihan pada tubuh. Engkau harus menyadari prinsip Atma.
-- Wejangan Sai, 27 Januari 2004
Diri Sejati (Atma) dan kasih bukanlah dua hal yang berbeda. Diri Sejati adalah kasih, dan kasih adalah Diri Sejati.
No comments:
Post a Comment