Wednesday, August 12, 2026

Thought for the Day - 12th August 2026 (Wednesday)



Coolness is a natural property of water. If there is no coolness in water, we think that there is something unusual. Many people may have gone on a pilgrimage to Badri, and they will recall that there is a hot spring near Brahma kund. While large quantities of cold water are present in the Alakananda river, no one asks why the water is cold, but when they find some hot water in a spring, they ask in surprise how there is a hot spring here. Whenever there is something unusual or contrary to the natural situation, then all kinds of doubts arise, and questions are asked. What is the reason for man to become a bundle of doubts? The main reason for man to have so many doubts is that man is not leading his life in the way in which he ought naturally to lead it. He is not conducting himself in a way in which he should. Because he has not understood the real meaning of the Self in him, he is not behaving as a human being as he ought to behave. This is the basis for all his doubts. He must make some enquiry and understand the aspect of Brahman, because this is the basic cause for the relationship between man and man.


-- Summer Showers, May 22, 1974

Human beings can realise their inherent divinity only when they recognise the unity that underlies the apparent diversity.


Kesejukan adalah sifat alami dari air. Jika tidak ada kesejukan dalam air maka kita berpkir bahwa ada sesuatu yang tidak biasa. Banyak orang mungkin telah mengunjungi tempat-tempat suci ke Badri, dan mereka akan mereka akan ingat bahwa ada mata air panas di dekat Brahma Kund. Meskipun terdapat aliran air dingin di sungai Alakananda, tidak ada yang bertanya mengapa airnya dingin, tetapi ketika mereka menemukan air panas di sebuah mata air, mereka bertanya dengan heran bagaimana bisa ada mata air panas di sini. Kapanpun ada sesuatu yang tidak biasa atau bertentangan dengan situasi alamiah, kemudian semua keraguan mulai muncul, dan pertanyaan diajukan. Apa alasan bagi manusia menjadi penuh keraguan? Alasan utama bagi manusia memiliki banyak keraguan adalah manusia tidak menjalani hidupnya dengan cara yang seharusnya ia jalani secara alami.  Manusia tidak bersikap sebagaimana mestinya. Hal ini disebabkan karena manusia tidak memahami makna sesungguhnya Jati Diri dalam dirinya, sehingga manusia tidak berperilaku sebagai manusia sebagaimana seharusnya. Ini adalah dasar dari semua keraguannya. Manusia harus melakukan beberapa penyelidikan dan memahami aspek Brahman, karena inilah penyebab mendasar dari hubungan antara manusia dengan manusia.


-- Wacana Musim Panas, 22 Mei 1974

Manusia hanya bisa menyadari sifat ilahi yang melekat dalam dirinya hanya ketika mereka mengenali kesatuan yang mendasari keragaman yang tampak. 

No comments: