Embodiments of Divine Love! Innumerable waves arise from the vast ocean. The waves appear to differ in form from one another. But these multifarious waves are not different from the ocean. In all the waves, the nature and qualities of the ocean are immanent. Likewise, the innumerable beings which you see in this boundless Cosmos appear to be different from one another, but all of them emerged from the same Cosmic source whose form is Sat-Chit-Ananda (Being-Awareness-Bliss). When rain pours down from the sky, pure water falls on the earth, mountains, rivers and the sea. But the pure water acquires the colour and taste of the region or spot where it falls. Likewise, prophets and messiahs, coming down in different parts of the world at different times, imparted their message in terms appropriate to the time, the place and the conditions of the people concerned. Religions cannot be considered different from each other for this reason. All religions have taught only what is good for humanity. Religion should be practised with this awareness. Listen, O valiant child of Bharat! If the minds are pure, how can any religion be bad?
-- Divine Discourse Dec 25, 1991
The primary duty of human beings is to recognise that the paths indicated by different religions may vary, but the goal is one.
Perwujudan Kasih Tuhan! Tidak terhitung banyaknya gelombang muncul dari samudra yang luas. Gelombang-gelombang itu tampak berbeda satu sama lain dalam bentuknya. Namun, berbagai macam gelombang tersebut pada hakikatnya tidak berbeda dari samudra. Dalam setiap gelombang, sifat dan karakteristik samudra hadir di dalamnya. Demikian pula, tidak terhitung banyaknya makhluk yang engkau lihat di alam semesta yang tidak terbatas ini tampak berbeda satu sama lain, tetapi semuanya muncul dari sumber Kosmis yang sama, yang hakikatnya adalah Sat-Chit-Ananda (Kebenaran-Kesadaran-Kebahagiaan). Ketika hujan turun dari langit, air yang murni jatuh ke bumi, gunung, sungai, dan laut. Namun, air yang murni itu memperoleh warna dan rasa sesuai dengan wilayah atau tempat di mana ia jatuh. Demikian pula, para nabi dan utusan Tuhan yang hadir di berbagai belahan dunia pada masa yang berbeda menyampaikan pesan mereka sesuai dengan waktu, tempat, dan kondisi masyarakat yang mereka hadapi. Karena alasan inilah, agama-agama tidak seharusnya dianggap berbeda satu sama lain. Semua agama hanya mengajarkan apa yang baik bagi umat manusia. Agama hendaknya dipraktikkan dengan kesadaran ini. Dengarlah, wahai putra-putri Bharat yang gagah berani! Jika pikiran manusia murni, bagaimana mungkin agama apa pun menjadi buruk?
-- Divine Discourse 25 Desember 1991
Tugas utama manusia adalah menyadari bahwa jalan yang ditunjukkan oleh berbagai agama mungkin berbeda, tetapi tujuannya adalah satu.
No comments:
Post a Comment