Thursday, August 13, 2026

Thought for the Day - 13th August 2026 (Thursday)



Today, man aspires for God and contemplates on Him, but mere aspiration and contemplation are not enough to experience God. God is not pleased by contemplation alone; one has to totally surrender oneself to experience Him. Once you surrender yourself completely to God, you and He become one. What are the spiritual pursuits to be followed to become one with God? When fire and coal are placed apart, they remain as they are. Only when they are brought together and fanned can coal get transformed into fire. Likewise, go closer to God and love Him wholeheartedly. Such nearness and dearness to God will ultimately make you one with God. This is what Vedanta declared, “Brahmavid Brahmaiva Bhavati” (the knower of Brahman becomes Brahman). The food eaten gets digested, and its essence is supplied to all parts of the body. This means that the food partaken becomes one with the body. Similarly, you have to offer yourself completely to God. Only then can you become one with Him. All your thoughts should become Divine.


-- Divine Discourse Oct 11, 1998

This is the very purpose of human existence - to see God and merge in His Glory. All other victories are futile. 


Saat ini manusia mendambakan Tuhan dan merenungkan-Nya, tetapi sekadar mendambakan dan merenungkan Tuhan tidaklah cukup untuk mengalami-Nya. Tuhan tidak berkenan hanya dengan perenungan; seseorang harus sepenuhnya menyerahkan dirinya untuk dapat mengalami Tuhan. Ketika engkau menyerahkan dirimu sepenuhnya kepada Tuhan, engkau dan Tuhan menjadi satu. Apakah upaya-upaya spiritual yang harus dilakukan agar dapat menyatu dengan Tuhan? Ketika api dan arang diletakkan terpisah, keduanya tetap berada dalam keadaannya masing-masing. Hanya ketika keduanya didekatkan dan arang itu dikipasi, arang dapat berubah menjadi api. Demikian pula, dekatilah Tuhan dan cintailah Tuhan dengan sepenuh hati. Kedekatan dan rasa kasih yang mendalam kepada Tuhan pada akhirnya akan membuatmu menjadi satu dengan Tuhan. Inilah yang dinyatakan oleh Vedanta: “Brahmavid Brahmaiva Bhavati” (orang yang mengenal Brahman sesungguhnya menjadi Brahman). Makanan yang kita makan akan dicerna, kemudian sari-sarinya disalurkan ke seluruh bagian tubuh. Ini berarti makanan yang kita santap pada akhirnya menjadi satu dengan tubuh. Demikian pula, engkau harus mempersembahkan dirimu sepenuhnya kepada Tuhan. Hanya dengan demikian engkau dapat menjadi satu dengan-Nya. Seluruh pikiranmu menjadi Ilahi.


-- Divine Discourse 11 Oktober 1998

Inilah tujuan sejati dari keberadaan manusia: melihat Tuhan dan menyatu dalam kemuliaan-Nya. Semua keberhasilan lainnya pada akhirnya sia-sia. 

No comments: