Saturday, November 20, 2010

Thought for the Day - Saturday, November 20, 2010



For the protection of the world, for upholding Dharma (righteousness), for fulfilling the yearnings of devotees, He wills and assumes a special Form and moves in the world. He confers joy on the devotees by His Divine acts, which convince them of His Advent. They are thus confirmed in their faith and prompted to dedicate their activities to God and thus save themselves, and liberate themselves. On certain occasions, for resolving certain urgent crisis, God has incarnated with Forms embodying only a part of His Divinity, with some Divine powers and potentialities.

Untuk melindungi dunia, untuk menegakkan Dharma (kebenaran), untuk memenuhi kerinduan para pemujaNya, maka Tuhan berkehendak dan mengambil Wujud tertentu dan melangkah di dunia ini. Tuhan menganugerahkan kebahagiaan bagi para bhaktaNya melalui Permainan IllahiNya, yang meyakinkan mereka akan Kedatangan Tuhan. Dengan demikian maka para bhakta tersebut menjadi teguh dalam keyakinan dan bersedia untuk mempersembahkan segala kegiatan mereka untuk Tuhan, yang mana hal tersebut akan menyelamatkan diri mereka sendiri, dan pada akhirnya akan membebaskan diri mereka dari ikatan dunia. Pada saat-saat tertentu, untuk mengatasi keadaan yang mendesak, Tuhan telah menjelma kedalam Wujud tertentu yang mengambil hanya sebagian dari Aspek KetuhananNya, dengan beberapa kekuatan dan kemampuan Illahi.

-BABA

Friday, November 19, 2010

Thought for the Day - Friday, November 19, 2010



From time immemorial, women of Bharat, by their adherence to ideals have bestowed joy on this land and hence occupy an exalted position, which is higher than that of men. Women of such exalted character have set great ideals of womanhood in Bharat. Only if the women come up in society, the whole world will turn sacred. There is nothing in this world that women cannot achieve. Recognising the nature of such women, we must encourage them and give them equal opportunities in society. However, in today's polluted society, there is no encouragement for women to cultivate high ideals. In modern times, the ways of life have become so perverted that only evil thoughts, evil feelings and evil behaviour rule the roost.

Sejak dahulu kala, perempuan Bharat (bangsa India), berkat kepatuhan mereka pada suri teladan, telah memberikan kebahagiaan pada tanah ini dan karenanya mereka mendapatkan tempat yang mulia, lebih tinggi daripada laki-laki. Perempuan yang berkarakter mulia seperti itu telah menjadi contoh bagi kaum wanita di tanah Bharat. Hanya jika para perempuan mulia seperti itu muncul di tengah masyarakat, maka seluruh dunia akan berubah menjadi suci. Tiada satu pun di dunia ini yang tidak bisa dicapai oleh perempuan. Menyadari sifat-sifat perempuan yang mulia seperti itu, kita harus mendukung mereka sembari memberi kesempatan yang sama bagi mereka di masyarakat. Namun, dalam masyarakat yang telah tercemar seperti sekarang ini, tidak ada dukungan bagi para wanita untuk mengembangkan diri dan mencapai keteladanan yang utama. Di zaman modern ini, gaya hidup telah menjadi begitu menyimpang sedemikian rupa sehingga hanya pikiran yang jahat, perasaan yang jahat dan perilaku yang jahatlah yang berkuasa.


-BABA

Thursday, November 18, 2010

Thought for the Day - Thursday, November 18, 2010


Every concrete manifestation of God is significant. There can be no higher or lower. The story of each one of them is elevating. Each is a complete manifestation. Listening to their stories may make you feel that one manifestation is grander and more sublime than another. It would appear as if you get more inspiration from one Avatar (Divine incarnation) than another. But all are equally Divine and enigmatic. Every manifestation is suited to the time, the task, the circumstance and the need. Its form is in accordance with the purpose.

Setiap perwujudan Tuhan adalah penting. Tidak ada yang lebih tinggi atau rendah. Kisah masing-masing dari mereka bisa memberikan pencerahan. Masing-masing adalah perwujudan yang sempurna. Mendengarkan cerita mereka mungkin akan membuatmu merasa bahwa salah satu perwujudan tersebut lebih hebat dan lebih mulia daripada yang lain. Nampaknya engkau akan memperoleh lebih banyak inspirasi dari seorang Avatar (penjelmaan Illahi) dibandingkan dengan wujud Tuhan yang lain. Namun semua perwujudan Tuhan tersebut adalah sama Illahinya dan sama-sama penuh teka-teki. Setiap perwujudan itu sudah sesuai pada waktu, tugas, keadaan dan kebutuhannya. Wujudnya sesuai dengan tujuannya.

-BABA


Thought for the Day - Wednesday, November 17, 2010



‘Bhagavatha’ connotes three sections of knowledge: (1) The glory and majesty of the incarnations of God, (2) The names of those who are fully devoted to God and (3) The intimate relationship between God and the godly. Wherever and whenever these three are found together, there we have the Bhagavatha. All that is visible is not beyond or outside God. To put it succinctly, everything is Bhagavatha!

‘Bhagavatha’ menjabarkan tiga bagian pengetahuan: (1) Kemuliaan dan keagungan dari penjelmaan Tuhan, (2) Nama-nama mereka yang penuh bhakti kepada Tuhan dan (3) Hubungan yang mendalam antara Tuhan dan bhaktaNya. Dimanapun dan kapanpun saat ketiga hal ini hadir bersama-sama, maka disanalah kita memiliki Bhagavatha. Segala sesuatu yang tampak, tidak ada yang melampaui atau diluar jangkauan Tuhan. Ringkasnya, semua adalah Bhagavatha!

-BABA

Tuesday, November 16, 2010

Thought for the Day - 16th November 2010


A person driving a car concentrates on the road, for he is anxious to save himself and others from accident. Fear is what induces single-mindedness in this case. Love is a greater force for achieving concentration. If you have steady and resolute love, the concentration becomes intense and unshakeable. Faith develops into love and love results in concentration. Prayer begins to yield fruit, under such conditions. Pray using the Name as a symbol of the Lord; pray keeping all the waves of the mind stilled. Pray as the performance of a duty for your very existence, as the only justification for your coming into the world. Hold fast to the Lord. The Bhaktha (devotee) should never retract. Never give way to doubt or despair.

Seseorang yang mengendarai mobil berkonsentrasi pada jalan, karena ia menginginkan untuk menyelamatkan dirinya dan orang lain dari kecelakaan. Dalam hal ini, ketakutanlah yang menyebabkan seseorang berkonsentrasi hanya pada satu tujuan. Cinta-kasih adalah kekuatan yang lebih besar untuk mencapai konsentrasi. Jika engkau memiliki kemantapan cinta-kasih dan ketetapan hati yang pasti, konsentrasi menjadi sangat kuat dan tak tergoyahkan. Keyakinan berkembang menjadi cinta-kasih dan cinta kasih menghasilkan konsentrasi. Doa akan mulai menghasilkan buah, dalam kondisi seperti itu. Berdoa dengan men-chantingkan Nama Tuhan sebagai simbol Tuhan; sehingga menjaga semua gelombang pikiran menjadi tenang. Berdoalah sebagai suatu kewajiban, sebagai satu-satunya kebenaran untuk keberadaanmu di dunia ini. Berpegang teguh hanya kepada Tuhan. Bhaktha (pemuja) tidak boleh mundur. Jangan pernah memberi jalan untuk ragu-ragu atau putus asa.

-BABA

Monday, November 15, 2010

Thought for the Day - 15th November 2010 (Monday)


The essence of good qualities, good thoughts, and love should be offered to God as fruits grown by your own Sadhana (spiritual exercise). The world itself will be benefited by an individual who has good conduct. If fire starts on one tree in a forest, that fire will not stop after burning that particular tree. It will spread and burn out the entire forest. In the same manner, if there is one individual who has bad qualities, he will spoil the entire community in addition to ruining himself. On the other hand, if there is a tree which is full of fragrant flowers, it will fill the entire area with good fragrance. In the same manner, if there is an individual with a noble code of conduct, he will not only improve himself but will also improve the entire society around him through his good conduct.

Esensi dari kualitas yang baik, pikiran yang baik, dan cinta-kasih harus dipersembahkan kepada Tuhan sebagai buah Sadhana (latihan spiritual) yang engkau tanam sendiri. Dunia ini akan diuntungkan oleh individu yang telah melakukan perbuatan baik. Jika api mulai membakar salah satu pohon di hutan, api itu tidak akan berhenti setelah membakar pohon tertentu. Api akan menyebar dan membakar seluruh hutan. Dengan cara yang sama, jika ada satu individu yang memiliki sifat buruk, ia akan mengganggu seluruh masyarakat di samping juga akan merusak dirinya sendiri. Di sisi lain, jika ada pohon yang penuh bunga harum, keharumannya akan mengisi seluruh area dengan aroma yang baik. Demikian juga, jika ada seorang individu yang memiliki sifat mulia, ia tidak hanya akan memperbaiki dirinya tetapi juga akan meningkatkan seluruh masyarakat di sekitarnya melalui perilakunya yang baik.

-BABA

Sunday, November 14, 2010

Thought for the Day - 14th November 2010 (Sunday)


The power of Divine Name is unparalleled. People often take it lightly. That is a mistake. One should not mistake a diamond for a shining piece of glass. The real diamond is altogether different. What is that diamond? ‘Die mind’. God’s name is the real diamond. Keep it safe and secure. Do not ever be bothered by pain and suffering, losses and difficulties. They just come and go. That is not your real nature. Your innate Self is strong, eternal and real (Sath). You should not follow the fleeting and unreal, forsaking your own true and eternal nature. Once you seek refuge in the lotus feet of God, you should never give up. Wherever you go, the Divine Feet will protect you. If you install the Divine Name firmly in your heart, your life will become sanctified. It is only for making people realise this truth that the Sadhana (spiritual exercise) of Akhanda Bhajan has been prescribed for devotees at least once in a year. 

Kekuatan Nama Tuhan adalah tiada bandingannya, tetapi orang-orang sering menganggapnya enteng. Hal ini merupakan suatu kekeliruan. Seseorang seharusnya tidak keliru membedakan berlian dengan sepotong kaca yang bersinar. Berlian sebenarnya sama sekali berbeda. Apa itu berlian? 'Die mind'. Nama Tuhan adalah berlian yang sesungguhnya. Jagalah tetap aman dan terlindungi. Jangan pernah terganggu oleh rasa sakit dan penderitaan, kerugian dan kesulitan. Hal itu datang dan pergi. Itu bukanlah sifatmu yang sesungguhnya. Sifat bawaanmu adalah kuat, abadi, dan nyata (Sath). Engkau seharusnya tidak mengikuti yang tidak nyata dan cepat berlalu, yang menjauhkan sifatmu sendiri yang sejati dan kekal. Setelah engkau mencari perlindungan di kaki padma Tuhan, janganlah pernah untuk menyerah. Kemanapun engkau melangkah, Kaki Padma Tuhan akan melindungimu. Jika engkau menginstal Nama Tuhan dengan mantap dalam hatimu, hidupmu akan disucikan. Hal ini hanya untuk membuat orang menyadari kebenaran ini bahwa Sadhana (latihan spiritual) dari Akhanda Bhajan telah ditentukan untuk para Bhakta sedikitnya sekali dalam setahun.

-BABA