Tuesday, June 25, 2024

Thought for the Day - 25th Juni 2024 (Tuesday)

Sai's wealth is pure, selfless and boundless Love. This is the truth. It is not the edifices you see that are Sai's wealth. It is pure, selfless Love alone. You must inherit this Love, fill yourselves with it and offer it to the world. This is your supreme responsibility as Sai devotees. What is it that you can offer to the Lord who is omnipotent, omnipresent and all-knowing? The various things you offer to God are given out of delusion. Can the Lord who permeates the Universe be confined in a temple? To One who has the effulgence of a billion suns, what lamp can you light? His truth is beyond the comprehension of Brahma and Hara. How can others comprehend Him? What name can be given to One who is all things? What food can you offer to One who holds the cosmos in His stomach? You become devoted for your own sake. Whatever the name or form in which you worship the Lord, He will respond. He is the provider of everything, who fulfils every wish. Whether the devotee is one in distress or craving for some object, or a seeker or a Jnani, God responds according to the measure of his devotion. 


- Divine Discourse, Nov 23, 1986.

If we are to earn the love of the Lord, we have to love everyone. The best way to love God is to love all.


Kekayaan dari Sai adalah kasih yang suci, tidak mementingkan diri sendiri dan tanpa batas. Ini adalah kebenaran. Bukanlah bangunan yang engkau lihat merupakan kekayaan dari Sai. Kekayaan Sai hanyalah kasih yang murni dan tidak mementingkan diri sendiri. Engkau harus mewarisi kasih ini, isilah dirimu dengan kasih ini dan persembahkan kasih ini kepada dunia. Ini merupakan tanggung jawabmu yang tertinggi sebagai bhakta Sai. Apa yang dapat engkau persembahkan kepada Tuhan yang bersifat Maha kuasa, ada dimana-mana dan mengetahui segalanya? Berbagai jenis hal yang engkau persembahkan kepada Tuhan adalah hasil dari khayalan. Dapatkah Tuhan yang meliputi alam semesta dibatasi dalam sebuah tempat suci? Tuhan yang memiliki Cahaya milyaran matahari, lampu apa yang dapat engkau nyalakan? Kebenaran Tuhan melampaui pemahaman dari Brahma dan Hara. Bagaimana bisa yang lainnya memahami Tuhan? Apa nama yang dapat diberikan kepada Tuhan yang merupakan segalanya? Apa makanan yang dapat engkau persembahkan pada Tuhan yang memegang alam semesta di dalam perut-Nya? Engkau menjadi berbhakti kepada Tuhan untuk kepentinganmu. Apapun nama atau wujud Tuhan yang engkau puja, Tuhan akan menjawabnya. Tuhan adalah penyedia segalanya, yang memenuhi setiap harapan. Apakah bhakta itu sedang dalam tekanan atau mengharapkan beberapa objek, atau seorang pencari spiritual atau seorang Jnani, Tuhan menjawab sesuai dengan takaran dari bhaktinya. 


- Divine Discourse, Nov 23, 1986.

Jika kita ingin mendapatkan kasih Tuhan, kita harus mengasihi setiap orang, cara terbaik mengasihi Tuhan adalah dengan mengasihi semuanya.


Sunday, June 23, 2024

Thought for the Day - 23rd Juni 2024 (Sunday)

Love is transformed into poison if hate contaminates it. Love some, but do not hate the rest, for that hate will foul the love and make it mortal. Love comes automatically to the realised soul; but, the spiritual aspirant has to cultivate it by means of service and inquiry into the unity of the Athman. Love must flow not from the tongue, or from the head only, but chiefly from the heart. You get the marks that your answers at the examination deserve, not more, not less. Sometimes, if you secure only 5 or 6 out of a total of 100, even the 5 or 6 may be cancelled and you will be assigned just a zero. For, there is not much to choose between zero and the 5 or 6 you were able to collect. But, if you get a number very near the minimum needed for a pass, the 2 or 3 that you fall short of will be added on as grace marks and you are very likely to be promoted. This is true of sadhana also. Poor progress in it is as bad as failure, whereas good progress will be appreciated and grace will pull you through. 


- Divine Discourse, Jul 29, 1969.

If you honour your father, the Father of all beings will guard you


Kasih berubah menjadi racun jika kebencian mencemarinya. Dengan mengasihi beberapa orang, namun jangan membenci yang lainnya, karena kebencian itu akan mencemari kasih dan menjadikan kasih itu fana. Kasih muncul secara alami pada jiwa-jiwa yang tercerahkan; namun, peminat spiritual harus memupuk kasih dengan sarana pelayanan dan mencari penyatuan dengan Athman. Kasih harus mengalir bukan dari lidah, atau dari kepala saja, namun utamanya mengalir dari hati. Engkau mendapatkan nilai yang layak dari jawaban yang engkau berikan saat ujian, tidak lebih dan tidak kurang. Kadang-kadang, jika engkau hanya mendapatkan nilai 5 atau 6 dari total jumlah seluruhnya 100, bahkan nilai 5 atau 6 tersebut bisa dibatalkan dan engkau hanya mendapatkan nilai nol. Karena, tidak ada banyak pilihan antara nol dan 5 atau 6 yang mampu engkau kumpulkan. Namun, jika engkau mendapatkan jumlah nilai yang sangat mendekati standar minimum untuk lulus, nilai 2 atau 3 yang kurang engkau miliki dapat ditambahkan sebagai nilai bantu dan engkau akan mendapatkan kelulusan. Hal ini juga berlaku dalam sadhana. Kemajuan yang buruk di dalamnya adalah sama dengan kegagalan, dimana kemajuan bagus akan dihargai dan karunia akan membantumu melewatinya. 


- Divine Discourse, Jul 29, 1969.

Jika engkau menghormati ayahmu, ayah dari semua makhluk hidup akan menjagamu


Saturday, June 22, 2024

Thought for the Day - 22nd Juni 2024 (Saturday)

There are only two entities at first: "I" and "You", Tat and Twam, Aham and Brahma. But a third, this Prakriti (world), has come between, or rather deludes us as being in between. You know some people who go about carrying proposals of marriage, the middlemen. They go to the bride's parents and suggest a certain groom and they praise him to the skies and create a desire for securing him in marriage for the daughter; then they move on to the bridegroom's village and persuade that party to insist on a large sum as marriage-settlement before agreeing to accept the daughter of the first party; when at last the marriage is concluded, they disappear. Prakriti is like this middleman. When "I" and "You" have united, Prakriti disappears. Its role is to reveal the "you" to the "I", that is all. As a matter or fact, the "I" is of the same nature as "You," like the river and the sea, or like the wave and the sea. 


- Divine Discourse, Mar 24, 1965.

A bubble is born on water, from water and merges in water! Man is born in God and merges in God!


Hanya ada dua entitas pada awalnya yaitu: "Aku" dan "Dirimu", Tat dan Twam, Aham dan Brahma. Namun bagian ketiga yaitu Prakriti (dunia), telah berada diantara keduanya, atau lebih tepatnya menipu kita sebagai berada diantara keduanya. Engkau mengetahui beberapa orang yang membawa lamaran pernikahan sebagai perantara. Mereka mendatangi orang tua mempelai wanita dan menyarankan pengantin laki-laki tertentu dan orang tua pengantin perempuan memujinya setinggi langit serta menciptakan keinginan untuk memastikan pengantin laki-laki itu menikah dengan putrinya; kemudian perantara ini mendatangi desa pengantin laki-laki dan meminta sejumlah uang yang besar sebagai pelunasan pernikahan sebelum setuju untuk menerima putri dari pihak pertama; ketika pada akhirnya pernikahan selesai dilaksanakan, perantara itu menghilang. Prakriti adalah seperti perantara ini. Ketika "Aku" dan "Dirimu" telah menyatu maka Prakriti menghilang. Peran dari prakriti adalah untuk mengungkan "dirimu" pada "Aku", itu saja. Kenyataannya bahwa "Aku" adalah memiliki kualitas yang sama dengan "Dirimu," seperti sungai dan lautan, atau seperti gelombang dan lautan. 

- Divine Discourse, Mar 24, 1965.

Sebuah gelembung berasal dari air, dan dari air kemudian menyatu dalam air! Manusia berasal dari Tuhan dan menyatu dalam Tuhan!