Friday, February 3, 2012

Thought for the Day - 3rd February 2012 (Friday)

Virtuous character is found in Nature, and among the animals and birds as well. In the epic Ramayana, the eagle Jatayu was saved as a result of his virtuous nature (Guna). That is the reason why several monkeys too were given a chance to serve and be blessed with His grace. The same reason prompted the Lord to bless the squirrels who contributed to building the bridge in the epic. A monk or devotee is not made by a string of beads, an ochre robe and a stick in the hand. The clothes one wears and the language one has on the tongue do not decide who is a virtuous person and who is not; it is one’s conduct that settles it. Even animals have the potentiality to be good. Fostering goodness everywhere in everyone is the best means of ensuring the welfare of the world.

Karakter yang baik (berbudi luhur) ditemukan di Alam, dan di antara hewan-hewan dan juga burung-burung. Dalam epik Ramayana, Jatayu si burung Garuda diselamatkan karena kebajikannya (Guna). Itu juga alasannya mengapa beberapa monyet juga diberi kesempatan untuk melayani dan diberkati dengan rahmat-Nya. Alasan yang sama juga diberikan Sri Rama untuk memberkati tupai yang berkontribusi untuk membangun jembatan pada epik Ramayana tersebut. Seorang bhikkhu atau pemuja (bhakta) bukanlah mereka yang membawa tasbih, memakai jubah oranye, dan membawa tongkat di tangan. Pakaian yang dikenakan seseorang dan bahasa yang diucapkan oleh lidah tidaklah menentukan apakah seseorang itu baik atau tidak; itu adalah perilaku yang ada pada diri seseorang. Bahkan hewan-hewanpun memiliki potensi untuk menjadi baik. Mengembangkan kebaikan di mana-mana pada semua orang adalah cara terbaik untuk menjamin kesejahteraan dunia.

-BABA

No comments: