Thursday, October 23, 2025

Thought for the Day - 23rd October 2025 (Thursday)



Accept what God gives you. Accept whatever He does. Do not question whether it is good or not. What you may be considering as bad, its result may turn out to be good. When you suffer from Malaria fever, the doctor will give you quinine mixture which is very bitter. The medicine may be bitter, but its effect will be good on you because it will cure your disease. Initially, you may find devotion very difficult. But you should never give up your resolve due to fear of difficulties. Many noble persons underwent many difficulties and performed intense penance to attain Divinity. Pleasure lies between two pains. Without pain, there can be no pleasure. You will experience real happiness only after you undergo difficulties. Will the sugarcane give you jaggery on merely by asking for it, unless you crush it and extract the juice? The diamond will gain real value only after many cuttings. Without cutting, it will have little value. You can prepare beautiful jewels only when you put the gold in the fire and beat it with a hammer. Likewise, you can experience divine bliss only when you develop divine love without caring for the criticism of others and bearing all difficulties. 


- Divine Discourse, Jun 20, 1996

The wise man will not seek anything from God, but leave everything to God. 


Terimalah apa yang Tuhan berikan padamu. Terimalah apapun yang Tuhan lakukan. Jangan menanyakan apakah ini baik atau buruk. Apa yang mungkin engkau anggap buruk, hasilnya bisa berubah menjadi baik. Ketika engkau menderita karena demam Malaria, dokter akan memberikanmu campuran kina yang sangat pahit. Obat memang terasa pahit, namun dampaknya akan menjadi baik pada dirimu karena obat itu akan menyembuhkan penyakitmu. Pada awalnya, engkau merasa bahwa pengabdian sangat sulit. Namun engkau seharusnya tidak pernah menyerah pada tekadmu karena takut pada kesulitan. Banyak orang-orang yang mulia melewati banyak kesulitan dan melakukan tapa brata yang berat untuk mencapai keilahian. Kesenangan terdapat diantara dua rasa sakit. Tanpa penderitaan, maka tidak akan ada kesenangan. Engkau akan mengalami kebahagiaan yang sejati hanya setelah engkau mengalami kesulitan. Akankah tebu bisa memberikanmu gula hanya dengan memintanya, kecuali engkau menghancurkan tebu tersebut dan mengumpulkan sarinya? Berlian akan mendapatkan nilai yang sejati hanya setelah dipotong berkali-kali. Tanpa adanya pemotongan, maka berlian akan memiliki sedikit nilai. Engkau dapat mempersiapkan perhiasan yang indah hanya ketika engkau menaruh emas dalam api dan membentuknya dengan pukulan palu. Sama halnya, engkau dapat mengalami kebahagiaan Tuhan hanya ketika engkau mengembangkan kasih Tuhan tanpa memperdulikan kritik orang lain dan menanggung semua kesulitan. 


- Divine Discourse, 20 Juni 1996

Manusia yang bijak tidak akan meminta apapun dari Tuhan, namun menyerahkan semuanya pada Tuhan. 

No comments: