Peace and bliss are not to be found in external objects. You possess all worldly objects to cater to your needs and to provide all comforts and conveniences to you. Isn’t it? If these external objects could give you peace and bliss, then how is it that you do not experience peace and bliss despite possessing all these? Similarly, all your near and dear ones are with you. But they also do not give you peace and bliss. You should try to understand that bliss is not to be found in persons and material objects. Bliss comes only from within you; you yourself are the source of peace and bliss. Therefore, there is no need for you to make efforts to search for them here and there. Bliss is not to be searched; it has to be manifested from within. It is to be known and not to be looked out. Try to know this eternal principle of truth that is within you. You think that someone or the other will give you bliss. But that is your bhrama (delusion). So long as you have bhrama, you cannot attain Brahma (God). Therefore, get rid of this bhrama. Then Brahma will become manifest from within you. God is no different from you. You and God are one.
- Divine Discourse, Jun 24, 1996.
You yourself are the embodiment of peace. You are the embodiment of truth. You are the embodiment of God. You should try to know this eternal and sacred truth.
Kedamaian dan kebahagiaan tidak ditemukan pada objek-objek di luar diri. Kamu memiliki semua objek-objek duniawi untuk memenuhi kebutuhanmu dan menyediakan semua kenyamanan dan kemudahan bagimu. Bukankah begitu? Jika objek-objek di luar diri ini dapat memberikan kedamaian dan kebahagiaan, kemudian bagaimana kamu tidak mengalami kedamaian dan kebahagiaan meskipun memiliki semuanya ini? Sama halnya, semua yang kamu sayangi dan kasihi hadir bersama denganmu. Namun mereka juga tidak memberikan kedamaian dan kebahagiaan pada dirimu. Kamu seharusnya mencoba untuk memahami bahwa kebahagiaan tidak ditemukan dalam diri orang dan objek material. Kebahagiaan hanya muncul dari dalam dirimu; dirimu sendiri adalah sumber dari kedamaian dan kebahagiaan. Maka dari itu, tidak perlu bagimu untuk melakukan usaha untuk mencarinya kesana kemari. Kebahagiaan tidak perlu dicari; kebahagiaan harus diwujudkan dari dalam diri. Kebahagiaan harus disadari dan bukan dicari di luar diri. Cobalah untuk mengetahui prinsip kebenaran abadi yang ada di dalam dirimu. Kamu berpikir bahwa seseorang atau yang lainnya akan memberikanmu kebahagiaan. Namun itu adalah khayalanmu (bhrama). Selama kamu masih memiliki bhrama, maka kamu tidak bisa mencapai Tuhan (Brahma). Maka dari itu, lepaskan khayalan ini. Kemudian Brahma akan muncul dari dalam dirimu. Tuhan adalah tidak berbeda dari dirimu. Sejatinya, dirimu dan Tuhan adalah satu.
- Divine Discourse, 24 Juni 1996.
Dirimu sendiri adalah perwujudan kedamaian. Dirimu adalah perwujudan kebenaran. Dirimu adakah perwujudan Tuhan. Kamu harus mencoba untuk mengetahui kebenaran abadi dan suci ini.

No comments:
Post a Comment