Tuesday, October 9, 2007

Thoughts for the Day - 10th October 2007 (Wednesday)

The devotee regards both, persons of high character and persons of low character as actors in the Divine play. When he insults or injures anyone, he is, in fact, inflicting insult and injury on the God he adores. He cannot reap the harvest of grace or the bliss of the Atma if he sows spiritual ardour in a heart full of the weeds of greed and hate. The basic moral prescription for the devotee who aspires to be near and dear to the Avatar (Divine Incarnation) is: Worship God and offer love to Him in every living being.

Para bhakta memperlakukan setiap orang – baik yang memiliki karakter mulia maupun bobrok – sebagai aktor dalam permainan (sandiwara) Divine. Apabila ia menghina atau melukai siapapun, maka itu sama saja dengan penghinaan dan tindakan melukai Tuhan yang dipujanya. Apabila ia menabur benih semangat spiritual di hati yang dipenuhi oleh hama keserakahan dan kebencian, maka mustahil baginya utnuk dapat memanen rahmat atau bliss dari Atma. Persyaratan moral yang utama bagi seorang bhakta yang beraspirasi untuk berdekatan (secara fisik dan hati) dengan seorang Avatar (inkarnasi Ilahi) adalah melalui: Ibadah kepada Tuhan dan mempersembahkan cinta-kasih kepada-Nya melalui setiap mahluk hidup.

-BABA

No comments: