Friday, April 13, 2012

Thought for the Day - 13th April 2012 (Friday)

Right from a young age, children should be taught the greatness of our ancient culture. They should develop humility, love, and reverence toward elders and respect everyone. Children and youth should be moulded into ideal citizens. One can earn the respect of others only when one first respects others. Respect does not mean merely greeting by saying 'hello'. One should offer their respects (namaskara) to the others with humility and reverence. Na-maskara means offering your respects without a trace of ego and attachment (ahamkara and mamakara). For anything, practise is very important. The responsibility lies with the parents and teachers to make the children and youth adhere to our ancient tradition. Then society will certainly progress and enjoy peace and prosperity. If we practise our ancient values, society will attain kshemam (welfare), otherwise it will be afflicted with kshamam (famine). Practising one’s sacred culture is the true sign of education.

Sejak usia muda, anak-anak hendaknya diajarkan kemuliaan budaya kuno kita. Mereka hendaknya mengembangkan kerendahan hati, cinta-kasih, dan rasa hormat terhadap orang tua dan menghargai semuanya. Anak-anak dan pemuda harus dibentuk menjadi warga negara yang ideal. Seseorang dihargai oleh orang lain hanya ketika pertama kali kita dapat menghargai orang lain. Menghargai orang lain tidak hanya dengan sekedar mengucapkan 'halo'. Seseorang harus memberikan penghormatan (Namaskara) ke orang lain dengan kerendahan hati dan penuh hormat. Na-maskara berarti memberikan penghormatan tanpa jejak ego dan keterikatan (ahamkara dan mamakara). Apapun itu yang terpenting adalah praktiknya. Tanggung jawab terletak pada orang tua dan guru untuk membuat anak-anak dan remaja mematuhi tradisi kuno kita. Maka masyarakat pasti akan maju dan memperoleh kedamaian dan kemakmuran. Jika kita mempraktikkan nilai-nilai kuno kita, masyarakat akan mencapai kshemam (kesejahteraan), jika tidak maka akan menderita kshamam (kelaparan). Mempraktikkan budaya suci adalah tanda sejati dari pendidikan.

-BABA

No comments: