Sunday, September 11, 2016

Thought for the Day - 11th September 2016 (Sunday)

Without knowing pain, pleasure will not be enjoyable. Without sorrow, you will never understand the meaning of happiness. Although two aspects are always present, we should try and promote happiness. In our own body while good blood is flowing on one side, simultaneously on the other side there is impure blood. Even in our homes, we see that pure drinking water is brought from a pipe from one side, the filthy and bad drainage water is sent away by another conduit. They are both present in the same home. Similarly, in a village or city, while the drinking water is brought through certain pipes, alongside this there are pipes which carry the drainage; at times externally both look similar. So also, in our mind there are always two streams going. One is a stream of good ideas while the other is a rivulet of unholy thoughts, both flow together. You must make every attempt to accept the good and reject the bad.

Tanpa mengetahui tentang rasa sakit, kesenangan tidak akan dapat dinikmati. Tanpa penderitaan, engkau tidak akan pernah memahami makna dari kebahagiaan. Walaupun dua aspek ini selalu ada, kita seharusnya mencoba dan meningkatkan kebahagiaan. Di dalam tubuh kita ketika darah yang bersih mengalir di satu sisi maka secara bersamaan darah yang kotor juga mengalir di sisi yang lainnya. Bahkan di dalam rumah kita, kita melihat bahwa air bersih dialirkan melalui pipa dari satu sisi dan air yang kotor juga dibuang pada pipa yang lainnya. Keduanya itu ada di dalam rumah kita. Sama halnya, di desa dan di kota, ketika air bersih dialirkan melalui saluran tertentu maka disampingnya ada saluran yang membuang air kotor; kadang-kadang secara ekternal keduanya kelihatan sama. Begitu juga, di dalam pikiran kita selalu ada dua aliran yang mengalir. Satu aliran dari pikiran yang baik sedangkan aliran yang lain adalah pikiran yang tidak suci, namun keduanya mengalir bersama-sama. Engkau harus melakukan setiap usaha untuk menerima yang baik dan menolak yang tidak baik. (Summer Roses on Blue Mountains 1976, Ch 11)


No comments: