Sunday, September 25, 2016

Thought for the Day - 24th September 2016 (Saturday)

Pine for the Lord, like a young calf pines for its mother! Take a young calf into a place where there are a thousand cows and leave it loose. It will find its own mother - every calf will do it right! So too, you must know where you get all your sustenance and support from. Every being gets its succor and relief only from God, from whom you have originated. Take to the spiritual path, with a sense of urgency for, death is waiting to snatch life from you! Forget all petty desires. Do not revel and waste precious moments in empty pleasures. The reason you do so is only because you identify yourself with the body. The body is but a dwelling place, a vehicle, and encasement. See yourself as a resident in it, and almost immediately, your grief will disappear. You will become less egocentric and feel kinship with others, who like you are mere residents in their bodies.


Miliki kerinduan kepada Tuhan, sama halnya seekor anak sapi yang merindukan induknya! Bawalah seeekor anak sapi di sebuah tempat dimana ada ribuan sapi dan kemudian lepaskan. Anak sapi itu akan dapat menemukan kembali induknya – setiap anak sapi akan melakukannya dengan benar! Begitu juga, engkau harus mengetahui darimana engkau mendapatkan semua makanan dan dukungan. Setiap makhluk hidup mendapatkan bantuan dari Tuhan sendiri yang mana merupakan asalnya. Ambillah jalan spiritual dengan sangat mendesak karena kematian sedang menunggu untuk merenggut hidup darimu! Lupakan semua keinginan yang remeh. Jangan bersuka ria dan menyia-nyiakan saat yang sangat berharga dalam kesenangan yang hampa. Alasan engkau melakukannya hanya karena engkau mengidentifikasikan dirimu dengan badan. Badan hanyalah tempat tinggal saja, sebuah kendaraan dan pembungkus. Lihatlah dirimu sendiri sebagai penghuni dari tempat tinggal itu, dan hampir secara langsung maka kesedihanmu akan lenyap. Engkau akan menjadi berkurang egonya dan merasakan pertalian keluarga dengan yang lainnya yang sama seperti dirimu yang merupakan penghuni dari dalam tubuh mereka. (Divine Discourse, Feb 20, 1966)

-BABA

No comments: