Friday, September 23, 2016

Thought for the Day - 23rd September 2016 (Friday)

Those who respect us and our ideals, and those who have a concern for our well being are considered as our relations or friends. Those who hate us, and those who go contrary to our expectations, and those who cause pain and loss to us are regarded as enemies. On one occasion Kabir had said that we should keep the company of those who abuse us. The reason for this is that although we may commit several sins, the people who point out our sins are going to remove our sins by their abuse. It is in this context that we say that if someone ridicules us, then this will result in the removal of our sin. In reality, those people who help us to get rid of our sins are our friends. Those people who promote sins in us are our enemies. Thus, it is those who abuse and ridicule us who are to be considered as our friends as they remove our imperfections. The ideas that come up in our own mind are the cause for considering something as good or bad.


Mereka yang menghormati kita dan ideal kita, mereka yang memiliki perhatian pada kesejahteraan kita maka kita menganggap mereka sebagai kerabat dan teman kita. Bagi mereka yang berseberangan dengan harapan kita dan mereka yang menyebabkan penderitaan dan kerugian maka kita menganggapnya sebagai musuh. Pada suatu keadaan Kabir telah mengatakan bahwa kita seharusnya berteman dengan mereka yang memperlakukan kita dengan kasar. Alasan dari hal ini bahwa walaupun kita melakukan beberapa dosa, orang-orang yang menunjukkan dosa kita yang akan menghilangkan dosa kita dengan perlakuan kasar mereka  kepada kita. Dalam konteks ini, kita berkata bahwa jika seseorang mengejek kita, maka hal ini akan menghilangkan dosa kita. Dalam kenyataannya, mereka yang menolong kita dalam melenyapkan dosa kita sebagai teman kita. Mereka yang meningkatkan dosa kita sebagai musuh kita. Jadi, mereka yang memperlakukan kita dengan kasar dan mengejek kita dianggap sebagai teman kita karena mereka melepaskan ketidaksempurnaan kita. Ide yang muncul dalam pikiran kita adalah penyebab dari menganggap sesuatu itu baik atau buruk. (Summer Roses on Blue Mountains 1976, Ch 12)

-BABA

No comments: