Thursday, April 26, 2018

Thought for the Day - 26th April 2018 (Thursday)

Animal qualities are fast increasing in man. Animals have a season and a reason but humans have none. Today humans have become worse than animals. Human qualities like compassion, kindness, love and forbearance are absent. One should be free from evil thoughts which are the root cause of worries. This requires abhyasa (constant and sustained practice). One can control the mind and attain peace by abhyasa. It is only in a peaceful mind that noble thoughts arise. The mind should be under one’s control. Master the mind and be a mastermind. Unfortunately, instead of controlling the mind, people have become slaves of their senses. That is the main cause of unsteadiness. Moreover, people have body attachment, which is the reason they get easily disturbed if people find fault with them. Why should one worry about the body when it is like a water bubble? You should get rid of body attachment.


Sifat binatang dengan cepat meningkat dalam diri manusia. Binatang memiliki musim dan alasan namun manusia tidak memilikinya. Hari ini manusia telah menjadi lebih buruk daripada binatang. Sifat manusia seperti welas asih, kebaikan, kasih, dan kesabaran telah hilang. Seseorang seharusnya bebas dari pikiran yang jahat yang merupakan akar penyebab dari kecemasan. Hal ini memerlukan abhyasa (praktik yang terus menerus). Seseorang dapat mengendalikan pikiran dan mencapai kedamaian dengan abhyasa. Hanya dalam pikiran penuh kedamaian maka pikiran yang mulia akan muncul. Pikiran seharusnya ada dibawah kendali. Kuasai pikiran dan jadilah penguasa pikiran. Sangat disayangkan, bukannya mengendalikan pikiran, manusia telah menjadi budak dari indrianya. Itu adalah penyebab utama dari keadaan tidak tenang. Lagi pula, manusia memiliki keterikatan pada tubuh, yang mana adalah alasan mereka dengan gampang terganggu jika yang lain menemukan kesalahan mereka. Mengapa seseorang harus menjadi cemas pada tubuh ketika tubuh adalah seperti gelembung air? Engkau seharusnya melepaskan keterikatan tubuh. [Divine Discourse, May 26, 2001]

-BABA

No comments: