Friday, April 27, 2018

Thought for the Day - 27th April 2018 (Friday)

Death is imagined by some as a terror-striking God riding a monster-buffalo, pouncing on you with a noose. No! The noose is your own making! He does not pounce; he gives advance notice of his arrival to take you - intimations like grey hair, falling teeth, failing vision, hearing deafness, shrinking skin, etc. He does not ride any beast; he is only another name for Time. It is Time that creeps steadily towards you and shears the cord of life. So utilise the capacity for action (karma) with which you are endowed, to liberate yourself. The Law of karma holds out hope for you; as the karma, so the consequence. Do not bind yourself further by seeking the fruit of action. Offer the act at the feet of God. Let it glorify Him. Be unconcerned with the success or failure of the endeavour. Then death will not bind you, but will come as a liberator!


Kematian dibayangkan oleh beberapa orang sebagai Dewa kematian yang memberikan teror mengendarai kerbau hitam, menyambarmu dengan sebuah jerat. Bukan! Jerat itu adalah buatanmu sendiri! Beliau tidak menjeratmu; beliau memberikanmu pemberitahuan lebih awal akan kedatangannya untuk menjemputmu – pemberitahuannya seperti rambut mulai uban, gigi mulai copot, pandangan kabur, pendengaran berkurang, kulit yang menyusut, dsb. Beliau tidak menunggang binatang buas apapun; beliau hanya nama lain dari waktu. Adalah waktu yang bergerak dengan pelan secara pasti menujumu dan memotong tali kehidupan. Jadi pergunakan kapasitas untuk bertindak (karma) yang mana telah diberikan kepadamu, untuk membebaskan dirimu. Hukum karma memberikan harapan untukmu; sebagaimana karmanya maka begitulah akibatnya. Jangan mengikat dirimu sendiri lebih jauh dengan mencari buah dari tindakan itu. Persembahkan tindakan itu di kaki padma Tuhan. Biarkan tindakan itu memuliakan-Nya. Jangan memberikan perhatian dengan keberhasilan atau kegagalan dari usaha itu. Kemudian kematian tidak akan mengikatmu, namun akan datang sebagai pembebas! [Divine Discourse, Mar 23, 1966]

-BABA

No comments: