Monday, November 27, 2017

Thought for the Day - 25th November 2017 (Saturday)

You might say that the karma from previous birth must be consumed in this birth and that no amount of grace can save you. Evidently someone has taught you to believe so. I assure you, you need not suffer from karma like that. When severe pain torments you, the doctor gives you a morphine injection (pain-killer), and you do not feel the pain though it is there in your body. Grace is like morphine; the pain is not felt, though you go through it! Grace takes away the malignity of the karma which you undergo. Just like dated drugs are declared ineffective after a certain date, with Grace, the effect of karma is rendered null, though the account is there! Hence, it is wrong to say the ‘Lalata likhitam’ (fate written on the forehead) cannot be rendered ineffective. Grace can surpass anything; nothing can stand in its way. Remember, it is the grace of the ‘All-mighty’!


Engkau mungkin berpikir bahwa karma dari kelahiran yang lalu harus diterima dalam kelahiran ini dan tidak ada rahmat yang dapat menyelamatkanmu. Dengan jelas seseorang telah mengajarkanmu untuk mempercayainya. Aku meyakinkan dan menjaminmu bahwa engkau tidak perlu menderita dari karma seperti itu. Ketika rasa sakit yang sangat menyakitkan menyiksamu maka dokter memberikanmu suntikan penghilang rasa sakit, dan engkau tidak merasa sakit walaupun rasa sakit itu ada di dalam dirimu. Rahmat Tuhan adalah seperti suntikan penghilang rasa sakit; rasa sakit itu tidak dirasakan lagi walaupun engkau mengalaminya! Rahmat Tuhan menghilangkan penyakit karma yang engkau alami. Sama halnya seperti tanggal kadaluarsa pada obat dimana obat tidak akan efektif pada tanggal tertentu, dengan rahmat Tuhan maka pengaruh dari karma dijadikan menjadi nol walaupun catatan karma itu masih ada! Oleh karena itu, adalah salah mengatakan ‘Lalata Likhitam’ (takdir tertulis di dahi) tidak bisa dijadikan tidak berlaku. Rahmat dapat melampaui apapun; tidak ada apapun yang dapat menghalanginya. Ingatlah, ini adalah rahmat Yang Maha Kuasa [Divine Discourse, Nov 23, 1964]

-BABA

No comments: