Saturday, May 20, 2017

Thought for the Day - 20th May 2017 (Saturday)

You attach importance to quantity, but the Lord considers only quality. He does not calculate how many measures of ‘sweet rice’ you offered but how many sweet words you uttered, how much sweetness you added in your thoughts. Offer Him the fragrant leaf of devotion, the flowers of your emotions and impulses, freed from the pests of lust, anger, etc. Give Him fruits grown in the orchard of your mind, sour or sweet, juicy or dry, bitter or sugary. Once you decide that the orchard in your mind is His, all fruits will naturally be sweet! The very act of your seeking refuge and protection (sharanagati) will render them acceptable to the Lord, so they cannot be bitter. And for water, what can be purer and more precious than your tears shed not in grief, but in rapture at the chance to serve the Lord and to walk along the path that leads to Him!


Engkau terikat serta mementingkan pada jumlah (kuantitas), namun Tuhan hanya mempertimbangkan kualitas. Tuhan tidak menghitung serta mengukur berapa banyak ‘nasi manis’ yang engkau berikan namun berapa banyak perkataan manis yang engkau ucapkan dan berapa banyak rasa manis yang engkau tambahkan dalam pikiranmu. Persembahkan kepada Tuhan daun yang harum dari bhaktimu, bunga dari emosi dan dorongan hati, yang bebas dari hama nafsu, amarah, dsb. Berikan kepada Tuhan buah yang tumbuh di kebun buah pikiranmu, masam atau manis, banyak air atau kering, pahit atau manis. Sekali engkau memutuskan bahwa kebun bunga di dalam pikiranmu adalah milik-Nya, semua buah yang ada secara alami akan menjadi manis! Setiap tindakanmu dalam mencari perlindungan (sharanagati) akan dapat diterima oleh Tuhan, jadi tindakanmu itu tidak akan menjadi pahit. Dan untuk air, apa yang bisa lebih murni dan lebih berharga daripada air matamu yang tercurah bukan dalam kesedihan, namun dalam mengambil kesempatan untuk melayani Tuhan dan berjalan sepanjang jalan yang menuntun kepada-Nya! (Divine Discourse, Feb 8, 1963)

-BABA

No comments: