Sunday, July 21, 2019

Thought for the Day - 17th July 2019 (Wednesday)

(1) Silence is the first step in sadhana. It promotes self-control; lessens chances of anger, hate, malice, greed, pride and makes other steps easy. Besides, you can hear His footsteps, only when silence reigns in your mind. (2) Cleanliness: It’s the doorway to Godliness. Inner and outer cleanliness are essential to install God in your heart. (3) Service: It saves you from the agony you get when another suffers; broadens your vision, widens your awareness, and deepens your compassion. All waves are on the same sea and merge in the same sea. Seva anchors this knowledge. (4) Pure Love: Never calculate the reaction, result or reward. Love calls; love responds. Love is God, live in Love. (5) Hatelessness: No being must be looked down upon as secondary, inferior, unimportant, or expendable. Each has its allotted role in the drama designed by the Almighty. Never insult or injure any being; for, God lives in every being and your slight becomes a sacrilege! 


(1) Keheningan adalah langkah awal dalam sadhana. Keheningan meningkatkan pengendalian diri; mengurangi kesempatan marah, benci, dengki, sombong dan membuat langkah yang lain menjadi mudah. Disamping itu. Engkau dapat mendengar langkah kaki-Nya, hanya ketika keheningan ada di dalam pikiranmu. (2) Kebersihan: kebersihan adalah pintu gerbang menuju Tuhan. Kebersihan di dalam dan di luar diri adalah mendasar untuk menempatkan Tuhan di dalam hatimu. (3) Pelayanan: Pelayanan menyelamatkanmu dari penderitaan yang mendalam ketika yang lainnya menderita; memperluas pandanganmu, memperlebar kesadaranmu, dan memperdalam welas asihmu. Semua gelombang adalah lautan yang sama dan menyatu dalam lautan yang sama. Seva melabuhkan pengetahuan ini. (4) Kasih yang suci: Tidak pernah menghitung reaksi, hasil atau hadiah. Kasih memanggil; kasih merespon. Kasih adalah Tuhan, hiduplah dalam kasih. (5) Tanpa kebencian: Tidak ada makhluk yang dipandang rendah sebagai bagian yang sekunder, inferior, tidak penting atau tidak bermakna. Setiap orang memiliki peran yang ditentukan dalam drama yang telah diatur oleh Tuhan. Jangan pernah menghina atau melukai makhluk apapun; karena Tuhan bersemayam di dalam setiap makhluk dan sedikit kelalaianmu menjadi sebuah penistaan! (Divine Discourse, Jul 19, 1970)

-BABA

No comments: