Sunday, July 7, 2019

Thought for the Day - 2nd July 2019 (Tuesday)

God asks for the heart, the full heart and nothing but the heart. If the heart has many leaks, the sweetness will be drained away and you cannot offer God the full heart. Egoism, pride, thirst for fame - all these are leaks. The seeds will sprout only when they are well within the soil, not when they are on the surface. If you donate something to a good cause, hoping that your name will appear in the newspaper, exulting when it is seen there, dejected when it is not found, then that charity springs a leak. Such sacrifice is superficial and selfish. Karna lost his life when he recalled in despair such sacrifices he had made; they should not be counted in the memory. Bargaining and calculating are useless in the spiritual field. You cannot haggle with the Lord and ask for proportionate rewards. Ask for proportionate reward and you lose all. He has His own arithmetic. 


Tuhan meminta hati, hati yang seutuhnya dan tiada lain hanyalah hati. Jika hati memiliki banyak kebocoran maka sifat manisnya akan hanyut dan engkau tidak bisa mempersembahkannya kepada Tuhan lagi. Sifat egois, kesombongan, rasa haus akan ketenaran – semuanya ini adalah kebocoran yang ada. Benih hanya akan tumbuh ketika benih itu tertanam dengan baik di dalam tanah, dan bukan saat benih itu ada di atas permukaan tanah. Jika engkau menyumbang sesuatu untuk hal yang baik, dan berharap bahwa namamu dicantumkan dalam surat kabar dan bersuka ria akan hal ini, menjadi kesal jika tidak dicantumkan, maka sumbangan itu telah menjadi bocor. Pengorbanan seperti itu adalah dangkal dan mementingkan diri sendiri. Karena kehilangan hidupnya ketika dia mengingat kembali dalam keputusasaan pengorbanan yang pernah dia perbuat; pengorbanan itu seharusnya tidak perlu diingat. Menawar dan menghitung adalah tidak berguna dalam bidang spiritual. Engkau tidak bisa tawar menawar dengan Tuhan dan meminta imbalan yang sebanding. Meminta hal yang sebanding dan engkau akan kehilangan semuanya. Tuhan memiliki perhitungan-Nya sendiri. (Divine Discourse, Dec 17, 1964)

-BABA

No comments: