Friday, August 26, 2016

Thought for the Day - 25th August 2016 (Thursday)

Embodiments of Divine Love! Cultivate the Love Principle and manifest love in all your thoughts, words and actions, to experience bliss. When you are filled with Divine Love, all pains and troubles will be forgotten. It is to propagate this principle of Divine Love that advents of Avatars take place from time to time. The principle of selfless love is the essence of Krishna Tattva (the Krishna Principle). Although God dwells in every person, it remains latent like oil within the gingelly seed. To manifest the Divine within you, you must undergo trials and ordeals. Love for God should grow as a result of such experiences of adversity. Just as gold improves in brilliance the more it is heated in the crucible, your devotion also must undergo a constant purificatory process. Cultivate good company (Satsang), the company of persons filled with Divine Love. Use that Satsang to get rid of your animal instincts and progress from the human to the Divine.


Perwujudan kasih Tuhan! Tingkatkanlah prinsip kasih dan wujudkan kasih dalam setiap pikiran, perkataan, dan tindakan untuk dapat mengalami kebahagiaan. Ketika engkau diliputi dengan kasih Tuhan maka semua rasa sakit dan masalah akan dilupakan. Dalam upaya menyebarkan prinsip kasih Tuhan maka Tuhan hadir dari waktu ke waktu. Prinsip dari kasih yang tanpa mementingkan diri sendiri adalah intisari dari Krishna Tattva (prinsip dari Krishna). Walaupun Tuhan bersemayam dalam diri setiap orang, namun masih tersembunyi seperti halnya minyak di dalam biji wijen. Untuk mewujudkan keillahian di dalam dirimu maka engkau harus menghadapi cobaan dan tantangan. Kasih pada Tuhan seharusnya tumbuh sebagai hasil dari pengalaman dari penderitaan. Sama halnya emas meningkat kemilauannya ketika semakin dipanaskan dalam tempat peleburan, bhaktimu juga mengalami sebuah proses pemurnian yang secara terus menerus. Tingkatkan pergaulan yang baik (Satsang), pergaulan dengan orang-orang yang diliputi dengan kasih Tuhan. Gunakan Satsang itu untuk melepaskan sifat binatangmu dan maju dari manusia menuju illahi. (Divine Discourse, Aug 21, 1992.)

-BABA

No comments: